OTOMOTIF1.com

Fitur Dual Sensor Brake Support II Suzuki Fronx: Cara Kerja dan Manfaatnya untuk Mudik

Fitur Dual Sensor Brake Support II Suzuki Fronx: Cara Kerja dan Manfaatnya untuk Mudik
Suzuki Fronx • sny-otomotif1.com • Foto: Dok. SonnyWibz

Suzuki Fronx varian SGX dilengkapi fitur Dual Sensor Brake Support II (DSBS II) sebagai bagian dari Suzuki Safety Support. Teknologi ini menggabungkan kamera dan radar untuk mendeteksi risiko tabrakan, memberikan peringatan hingga bantuan rem otomatis agar perjalanan mudik lebih aman. Temukan cara kerja dan panduan penggunaannya di sini.

Ukuran teks

“Teknologi DSBS II pada Suzuki Fronx SGX mengintegrasikan dua sensor mutakhir, yaitu Monocular Camera dan Millimeter Wave Radar. Sinergi keduanya memungkinkan sistem untuk memantau kondisi jalan di depan secara kontinu, membaca jarak secara akurat, serta mendeteksi objek seperti kendaraan lain maupun pejalan kaki,” tambah Yulius.

Tahapan Perlindungan yang Diberikan DSBS II

Sistem ini memberikan perlindungan dalam tiga tahapan:

1. Forward Collision Warning: Memberikan peringatan visual dan suara saat mendeteksi risiko benturan agar pengemudi dapat segera mengambil tindakan.

2. Forward Collision Damage Mitigation Brake Assist: Memberikan bantuan tekanan pengereman tambahan jika respons pengemudi dinilai kurang memadai dalam situasi darurat.

3. Collision Damage Mitigation Braking Function: Jika risiko tabrakan semakin tinggi, rem akan aktif secara otomatis untuk membantu menghindari tabrakan atau meminimalisir kerusakan.

Panduan Operasional untuk Memastikan Fitur Tetap Siaga

Untuk mendapatkan perlindungan maksimal, pengemudi dihimbau:

  • Cek Indikator: Jika indikator “DSBS II OFF” menyala (kuning/oranye), sistem sedang dinonaktifkan atau fungsinya terhambat. Pada kondisi normal, indikator tersebut tidak menyala.
  • Aktivasi Kembali: Pastikan tombol/switch DSBS II berada pada posisi aktif (ON) sesuai panduan kendaraan.
  • Kebersihan Sensor: Jaga area sensor pada grille depan dan kaca depan tetap bersih dari kotoran atau penghalang agar deteksi tetap akurat.

Suzuki menegaskan bahwa DSBS II adalah fitur bantuan pengemudi, bukan pengganti kewaspadaan penuh. Pengemudi tetap harus konsentrasi dan menggunakan teknik pengereman yang tepat.

“Mudik aman bukanlah tentang siapa yang tercepat, melainkan siapa yang sampai di tujuan dengan selamat. Kami menghimbau pelanggan untuk mengoptimalkan fitur keselamatan yang ada sebagai asisten berkendara. Selain itu, ada baiknya tetap mengutamakan fokus, kondisi fisik prima, serta kepatuhan pada aturan lalu lintas,” tutup Yulius.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Suzuki Indonesia dan produknya, kunjungi website resmi di www.suzuki.co.id. (*) [sny]

Halaman 2 dari 2: 1 2

Update Terbaru

Lihat semua