iCAR Definisi Ulang Mobilitas Modern: Energi Baru Bukan Sekadar Teknis, tapi Gaya Hidup
Seiring pengembangan global iCAR, pendekatan ini tidak lagi terbatas pada tiap model, melainkan berkembang menjadi ekosistem yang lebih luas-sny-otomotif1.com-Foto: Dok. SonnyWibz
Otomotif1.com l – Industri otomotif dunia saat ini sedang berada di titik balik yang signifikan. Di tengah transisi energi global dan perubahan gaya hidup, definisi mengenai kendaraan "energi baru" atau new energy kini mulai bergeser.
Tidak lagi hanya berbicara mengenai jenis mesin atau sumber tenaga, melainkan bagaimana teknologi tersebut dapat beradaptasi dan menyatu dengan kehidupan sehari-hari.
Merespons perubahan ini, iCAR, merek otomotif yang merupakan bagian dari Chery Group, memperkenalkan visi baru yang disebut sebagai "Generasi Baru Energi Baru".

iCAR V23 dirancang untuk pengguna yang mengutamakan personalisasi, fleksibilitas, dan interaksi|sny-otomotif1.com|Foto: Dok. Wibz
Pergeseran Paradigma: Dari Mesin ke Sistem
Selama ini, industri cenderung fokus pada pergantian sistem powertrain—apakah murni listrik, hybrid, atau range extender. Namun, iCAR melihat hal ini dari perspektif yang lebih luas.
"Energi baru tidak lagi sekadar isu teknis, namun telah berkembang menjadi respons yang lebih luas terhadap perubahan kondisi ekonomi, kesiapan infrastruktur, serta ekspektasi gaya hidup yang terus berubah," demikian tertulis dalam konsep yang diusung iCAR.
Bagi iCAR, energi baru adalah sebuah pendekatan menyeluruh yang menggabungkan desain, teknologi, dan fungsi praktis. Fokus utamanya bukan lagi "apa yang menggerakkan kendaraan", melainkan "bagaimana energi tersebut dimanfaatkan secara relevan dalam berbagai situasi".
Desain "Classic" yang Fungsional
iCAR memposisikan diri sebagai merek premium yang mengedepankan desain dan teknologi. Konsep "classic" yang diusung bukan berarti kuno, melainkan mengutamakan keseimbangan proporsi, bentuk yang jelas, dan keindahan yang fungsional—nilai-nilai yang tetap relevan seiring waktu.
Tujuannya sederhana: menghadirkan kendaraan yang nyaman digunakan di berbagai situasi tanpa membuat pengguna harus berkompromi.

iCAR V27 dibangun di atas arsitektur Golden REEV, di mana motor listrik menjadi penggerak utama, sementara mesin pembakaran internal berfungsi sebagai generator untuk memperpanjang jarak tempuh|sny-otomotif1.com|Foto: Dok. SonnyWibz
Dua Model, Satu Visi
Konsep ini diwujudkan melalui dua model andalan yang memiliki karakter berbeda namun saling melengkapi:
1. iCAR V23: Fleksibilitas dan Ekspresi Diri
Sebagai SUV listrik kompak, V23 didesain untuk generasi yang dinamis. Kendaraan ini memiliki lebih dari 20 titik modular yang memungkinkan pengguna melakukan kustomisasi sesuai keinginan, mulai dari pemasangan aksesori hingga solusi penyimpanan. Didukung teknologi digital canggih, V23 menjadi lebih dari sekadar kendaraan, melainkan platform ekspresi diri.
2. iCAR V27: Kapabilitas Tanpa Batas
Sementara itu, V27 hadir sebagai SUV hybrid berukuran sedang hingga besar yang dibangun di atas arsitektur Golden REEV. Model ini menawarkan kemampuan jelajah jauh dengan kenyamanan khas mobil listrik, namun bebas dari kekhawatiran jarak tempuh.
Keunggulannya tidak hanya pada performa, tetapi juga fitur canggih seperti kemampuan suplai daya eksternal hingga 6 kW (V2L), yang memungkinkan mobil ini menjadi sumber listrik bergerak untuk mendukung aktivitas outdoor atau kerja lapangan.
Menuju Ekosistem Mobilitas
Visi iCAR tidak berhenti pada penjualan produk. Ke depannya, merek ini ingin membangun sebuah ekosistem yang mengintegrasikan desain, pengalaman pengguna, dan komunitas.
Rencana besar ini akan dipaparkan lebih detail pada acara iCAR International Business Summit yang akan digelar di Wuhu bersamaan dengan pameran Auto China 2026.
Siap Masuk Pasar Indonesia
Tidak hanya di pasar global, iCAR juga telah menyiapkan langkah untuk memasuki pasar Indonesia pada tahun 2026. Komitmennya adalah memahami kondisi lokal dan menghadirkan solusi mobilitas yang cerdas, intuitif, dan praktis bagi masyarakat Indonesia. (*) [sny]
