OTOMOTIF1.com

BYD Menangkan Banding Kasus Pencemaran Nama Baik Blogger, Dihukum Minta Maaf

BYD Menangkan Banding Kasus Pencemaran Nama Baik Blogger, Dihukum Minta Maaf
BYD’s global sales till April 2026. Credit: China EV DataTracker

Pengadilan memerintahkan seorang blogger otomotif untuk meminta maaf dan membayar kompensasi kepada BYD setelah menyebarkan informasi yang merusak reputasi perusahaan.

Ukuran teks

Departemen hukum BYD menyatakan bahwa akun-akun seperti "Long Ge Talks EVs" dan "Managedian New Energy Auto Repair" telah menerbitkan konten di platform seperti Douyin dan WeChat Channels yang kemudian ditemukan sebagai informasi palsu atau menyesatkan.

>>> Gotion Luncurkan Baterai Sodium-Ion 'Gnascent', Optimalkan Kinerja dan Biaya

Kasus ini menambah daftar panjang perselisihan terkait pencemaran nama baik yang melibatkan produsen otomotif Tiongkok dan kreator konten daring.

BYD sendiri pernah terlibat dalam kasus serupa, begitu pula dengan Great Wall Motor dan XPeng.

Blogger yang sama juga menghadapi tuntutan hukum tambahan terkait kendaraan bermerek Seres dan Aito.

Laporan media Tiongkok menyebutkan adanya putusan pengadilan terpisah yang memerintahkan kompensasi sebesar 160.000 yuan, atau sekitar 23.000 dolar AS.

Li Yunfei, manajer umum merek dan hubungan masyarakat BYD, sebelumnya menyatakan di media sosial bahwa perusahaan menerima kritik yang objektif dan pelaporan faktual.

Namun, BYD akan terus menempuh jalur hukum terhadap konten daring yang dianggapnya fabrikasi atau bersifat mencemarkan nama baik.

Dalam konteks penjualan, BYD mencatat penjualan global kendaraan listrik sebanyak 314.100 unit pada April 2026.

Angka ini mengalami kenaikan 6,2% dari bulan Maret, namun menurun 15,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

>>> Denza Produksi Mobil ke-500.000, N9 Flash Charging Meluncur 18 Mei

Penjualan pada bulan Maret tercatat 295.639 unit, sementara Desember 2025 mencapai 414.784 unit.

Halaman 2 dari 2: 1 2

Update Terbaru

Lihat semua