CTO BYD Battery, Sun Huajun, membela teknologi baterai Blade generasi kedua dan klaimnya mampu mengatasi suhu tinggi 70°C tanpa masalah.
Prospek dan Strategi Masa Depan
Meskipun mengakui kepadatan energi LFP saat ini berkisar antara 130 hingga 140 Wh/kg, Sun Huajun menyatakan keyakinannya bahwa masih ada ruang signifikan untuk pertumbuhan teknologi ini.
BYD terus mengeksplorasi berbagai jalur pengembangan, termasuk baterai ion natrium, baterai solid-state, dan teknologi anoda "bebas litium", untuk memperdalam pemahaman mereka tentang elektrokimia.
Sun percaya bahwa teknologi pengisian daya kilat akan meningkatkan hambatan masuk bagi industri. "Siapa pun bisa melakukan pengisian daya 1C atau 2C," katanya.
"Tetapi melakukannya dalam waktu kurang dari sepuluh menit membutuhkan penelitian elektrokimia mendalam dan rekayasa sistemik yang tidak dapat dicapai semua orang dalam jangka pendek."
>>> Wey V9X Resmi Meluncur, SUV Premium GWM dengan Jarak Tempuh 1.700 Km
Dengan demikian, BYD memposisikan teknologi baterai terbarunya tidak hanya sebagai solusi yang aman dan efisien, tetapi juga sebagai standar baru yang menantang bagi industri kendaraan listrik secara keseluruhan.
