Xiaomi Auto dilaporkan akan meluncurkan sub-brand baru bernama "Sky Nomad" yang fokus pada segmen EREV SUV, dengan Sunwoda dan CALB sebagai pemasok baterai utama.
Xiaomi Auto dikabarkan bersiap untuk memperkenalkan merek kedua yang diberi nama "Sky Nomad" (寻天), menandai langkah strategis perusahaan ke pasar kendaraan listrik jarak jauh (EREV).
Bersamaan dengan identitas merek baru ini, Xiaomi juga mendiversifikasi rantai pasokan baterainya dengan menggandeng Sunwoda dan CALB untuk model SUV andalannya yang akan datang.
>>> Mayoritas Pembeli Li Auto L9 Pilih Varian Lebih Mahal Livis
Menurut sumber industri, model pertama di bawah merek Sky Nomad, yang memiliki nama kode internal "Kunlun N3", dijadwalkan meluncur pada paruh kedua tahun 2026.
Kendaraan ini akan berwujud SUV EREV ukuran penuh, dengan panjang lebih dari 5.300 mm dan jarak sumbu roda sekitar 3.100 mm.
Mobil ini akan ditenagai oleh range extender 1.5T, yang diperkirakan mampu menghasilkan jangkauan listrik murni 400 km hingga 500 km dan jangkauan gabungan sekitar 1.500 km.
Perubahan Strategi Pasokan Baterai
Dalam upaya mengoptimalkan biaya dan memitigasi risiko rantai pasokan, Xiaomi telah merestrukturisasi strategi pengadaan baterainya untuk lini Sky Nomad.
Sunwoda telah ditetapkan sebagai pemasok utama dengan kuota pasokan sebesar 60%, sementara CALB akan bertindak sebagai pemasok sekunder dengan sisa 40%.
Langkah ini merupakan perubahan signifikan dari model Xiaomi sebelumnya, SU7 dan YU7, yang sangat bergantung pada CATL dan FinDreams dari BYD.
Hingga April 2026, Xiaomi Auto telah mengirimkan lebih dari 656.000 kendaraan, dengan CATL menyumbang lebih dari 80% pasokan baterai di seluruh unit yang dikirimkan.
