Xiaomi Auto dilaporkan akan meluncurkan sub-brand baru bernama "Sky Nomad" yang fokus pada segmen EREV SUV, dengan Sunwoda dan CALB sebagai pemasok baterai utama.
Merek Sky Nomad dirancang untuk fokus pada segmen SUV EREV yang berorientasi keluarga.
Hal ini menciptakan pemisahan dari fokus merek utama Xiaomi pada performa listrik murni dan estetika berteknologi tinggi.
>>> Chery Q: Kendaraan Listrik Kompak Terlengkap Sasar Generasi Urban Progresif
Xiaomi bertujuan untuk bersaing langsung dengan pemimpin pasar yang sudah mapan seperti Li Auto dan Aito.
Meskipun sebagian besar SUV EREV terlaris pada tahun 2025 dihargai di atas 250.000 yuan (sekitar 36.800 USD), Xiaomi berniat mendisrupsi pasar dengan menawarkan rasio biaya-kinerja yang lebih tinggi.
Selain itu, Sky Nomad akan memimpin ekspansi internasional Xiaomi, menargetkan pasar luar negeri di mana infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik murni masih dalam tahap pengembangan.
Analis industri yang dikutip oleh 21 Business Herald menunjukkan bahwa masuknya Sunwoda dan CALB merupakan upaya terukur untuk mendapatkan lebih banyak daya tawar dalam negosiasi dan mengurangi ketergantungan pada satu penyedia.
Kedua pemasok tersebut memiliki rekam jejak yang terbukti di sektor hybrid.
Sunwoda saat ini memegang pangsa pasar terbesar untuk baterai EV hybrid di Tiongkok, menurut SNE Research.
Sementara itu, CALB telah menunjukkan pertumbuhan pesat, menempati peringkat ketiga secara domestik dalam instalasi baterai daya secara keseluruhan pada tahun 2025.
Xiaomi terus memperkuat kapabilitas internalnya untuk mendukung strategi multi-pemasok ini.
Tim riset dan pengembangan baterai khusus perusahaan kini memiliki lebih dari 220 anggota.
>>> BYD Pertahankan Baterai Blade Generasi Kedua, Sebut Suhu 70°C Bukan Lagi Hambatan
Selain itu, Xiaomi mengoperasikan pabrik paket baterai miliknya sendiri di Yizhuang, Beijing, yang akan menangani perakitan sebagian paket baterai untuk armada masa depannya.
