BYD memimpin daftar gugatan terhadap blogger di China dengan total klaim mencapai 1,02 juta USD atau sekitar Rp15 miliar. Merek mobil listrik lainnya juga mengikuti jejak serupa.
Nio berada di peringkat ketiga dengan total klaim 88.235 USD (600.000 yuan) yang ditujukan kepada akun "Xiao Niu Shuo Che" (Gu Yubo), yang kini telah diblokir.
>>> Biaya Penggantian Baterai BYD Blade 2.0 EV Denza Z9 GT Terungkap di Tiongkok
Stelato (HIMA) berada di peringkat keempat dengan klaim 44.118 USD (300.000 yuan) terhadap blogger "Sai Che Xing Bing Le".
Xpeng menempati peringkat kelima dengan klaim 14.706 USD (100.000 yuan) terhadap blogger "Long Ge Jiang Dian Che".
Kemenangan Hukum Aito (HIMA)
Aito (HIMA) berhasil memenangkan putusan tingkat pertama dalam kasus yang melibatkan akun blogger "Wo Shi Da Bin Tong Xue" (Da Bin).
Pengadilan memutuskan pada 11 Februari 2026 bahwa unggahan tersebut melampaui batas-batas ucapan yang sah dan menunjukkan niat jahat yang jelas.
Putusan tersebut memerintahkan ganti rugi sebesar 1,50 juta yuan (220.588 USD), menurut laporan ifeng.
Kemenangan Hukum Nio
Nio terlibat dalam kasus jangka panjang melawan blogger "小牛说车" (Gu Yubo).
Kasus ini menghasilkan perintah pengadilan yang mengharuskan permintaan maaf publik selama 90 hari secara terus-menerus di akun tersebut, ditambah ganti rugi finansial melebihi 600.000 yuan (88.235 USD).
Akun tersebut kemudian diblokir secara permanen di berbagai platform setelah penegakan putusan, menurut Sina.
Putusan Hukum Xpeng
Xpeng memenangkan putusan tingkat pertama di Pengadilan Internet Guangzhou pada 17 September 2025, dalam kasus yang melibatkan blogger "Long Ge" dan perusahaan induknya Beijing Managedian Technology Co., Ltd.
