Kepala insinyur Lexus ES, Kohei Chiashi, mengaku tidak senang dengan maraknya SUV. Ia dan tim berkomitmen penuh mengembangkan generasi baru ES sebagai bentuk kecintaan pada sedan.
Kepala insinyur Lexus ES, Kohei Chiashi, mengaku tidak senang dengan dominasi SUV di pasar otomotif saat ini.
Dalam acara test drive generasi terbaru ES, ia ditanya mengapa sedan mewah masih relevan di tengah gempuran SUV.
>>> Pabrik Baterai GM-Samsung di Indiana Ditunda, 1.600 Pekerjaan Terancam
Chiashi menjawab dengan terus terang, bukan sekadar pernyataan resmi perusahaan.
"Bagi saya pribadi, saya mencintai sedan. Situasi SUV di mana-mana ini membuat saya tidak senang secara pribadi," ujarnya.
Ia menegaskan timnya sangat bersemangat untuk tidak menyerah pada ES.
"Kami mencurahkan segalanya ke dalam ES karena kami sangat peduli," tambah Chiashi.
Latar Belakang Keputusan Lexus
SUV memang mendominasi pasar, dengan ukuran semakin besar dan penjualan terus meningkat.
>>> Waymo Hentikan Layanan Robotaxi di Lima Kota Gara-gara Banjir
Banyak produsen mobil memanfaatkan tren ini karena SUV memberikan margin keuntungan besar dan aturan emisi yang lebih longgar.
Namun, Lexus justru melawan arus dengan meluncurkan generasi baru ES.
Keputusan ini terlihat lebih berarti mengingat sejarah Lexus yang sudah kehilangan beberapa model sedan.
GS dihentikan pada 2020, sementara LS semakin tersisih hingga Lexus sempat mempertimbangkan penggantinya berupa minivan enam roda.
>>> BYD Gelar Konferensi Strategi Mengemudi Cerdas pada 28 Mei
Di tengah ketidakpastian masa depan sedan mewah, Lexus justru memperluas peran ES.
Generasi baru kini mendukung powertrain hybrid dan baterai-listrik, dengan ukuran lebih besar dan ruang kabin lebih luas.
Chiashi menegaskan pendekatan ini bukan sekadar kompromi atau perpisahan.
Fokus tetap pada identitas ES: kenyamanan, ruang kabin, dan kemampuan berkendara jarak jauh tanpa usaha.
Menariknya, ES kini mungkin lebih penting dari sebelumnya.
>>> BYD Great Han Terlihat: Saudara Flagship Baru Great Tang
Mempertahankannya tampaknya menjadi keputusan tepat bagi semua pihak.
