OTOMOTIF1.com

Mercedes-Benz Bus Tumbuh 36,9% di Tengah Dinamika Industri Transportasi 2026

Mercedes-Benz Bus Tumbuh 36,9% di Tengah Dinamika Industri Transportasi 2026
Bus Blue Bagong (Bagong Biru Pariwisata) milik PO Bagong yang menggunakan sasis Mercedes-Benz OH 1626, dengan body ciptaan karoseri Adiputro • sny-otomotif1.com

Di tengah tantangan industri transportasi penumpang, Mercedes-Benz Bus mencatatkan pertumbuhan penjualan 36,9% pada 2025–2026. Berbagai operator besar seperti PO Sinar Jaya dan PO MTrans terus pilih sasis Mercedes-Benz untuk layanan AKAP dan pariwisata.

Ukuran teks

Naeem Hassim, Presiden Direktur PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI), menilai tren ini sebagai sinyal optimisme industri, "Kepercayaan yang terus diberikan pelanggan menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan solusi transportasi yang relevan dengan kebutuhan industri. Operator membutuhkan kendaraan yang mampu memberikan efisiensi operasional, kenyamanan bagi penumpang, serta didukung jaringan layanan yang dapat diandalkan. Kami berkomitmen untuk terus mendukung pelanggan melalui produk dan layanan yang memberikan nilai jangka panjang bagi bisnis mereka," ujar Naeem.


Bus Mercedes-Benz OF 917 dengan body ciptaan karoseri New Armada yang diserahterimakan kepada PO Janguleee|sny-otomotif1.com|Foto: Dok. Wibz

Budi Susilo, Direktur Utama PT Bagong Dekaka Makmur, menambahkan bahwa investasi pada armada Mercedes-Benz bukan sekadar pembelian kendaraan, melainkan langkah strategis menjaga daya saing.

"Penambahan armada premium ini menjadi simbol optimisme kami terhadap kemajuan ekosistem industri bus. Ini juga bukti komitmen kami memberikan layanan terbaik dan teraman bagi masyarakat," ungkapnya saat penyerahan unit.

Keberhasilan ini juga tidak lepas dari dukungan industri dalam negeri. Tahun 2026 menjadi momen penting di mana perakitan kendaraan niaga Mercedes-Benz, termasuk sasis bus, kini dilakukan secara lokal di pabrik PT Daimler Commercial Vehicles Manufacturing Indonesia (DCVMI) di Cikarang, dengan kapasitas hingga 5.000 unit per tahun, menerapkan standar global serta meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Menutup pernyataannya, Naeem Hassim menegaskan dukungan penuh perusahaan terhadap ekosistem transportasi nasional.

"Kami mengapresiasi kepercayaan pelanggan, dukungan jaringan diler, serta kolaborasi seluruh mitra karoseri. Bersama-sama kami akan terus mendukung pengembangan ekosistem transportasi yang aman, nyaman, efisien, dan berkelanjutan," tutupnya. (*) [sny]

Halaman 2 dari 2: 1 2

Update Terbaru

Lihat semua