Cupra mengonfirmasi SUV listrik Tindaya akan diproduksi. Model ini akan bersaing dengan BMW iX3, Volvo EX60, dan Mercedes-Benz GLC EV di segmen premium Eropa.
Rencana ekspansi itu batal karena tarif dan lemahnya permintaan EV di AS.
Powertrain Fleksibel: EV Murni atau Range Extender
Tindaya akan menggunakan platform SSP Volkswagen Group yang akan menggantikan arsitektur MEB di berbagai merek. Namun, Cupra belum memutuskan pengaturan powertrain final.
Konsep asli menggunakan pengaturan range extender dengan tenaga 489 hp yang menggabungkan tenaga listrik dengan dukungan pembakaran. Haupt mengatakan semua opsi masih terbuka sambil memantau tren pasar.
“Semua diskusi ini berubah dari hari ke hari, sangat cepat,” ujarnya. “Powertrain mana yang akan kami gunakan pada akhirnya?
Itu adalah keputusan yang belum kami ambil sekarang.”
Fleksibilitas ini menjadi salah satu keuntungan menjadi bagian dari kerajaan Volkswagen. SSP dilaporkan mendukung segala sesuatu mulai dari EV murni hingga pengaturan berbantuan pembakaran, tergantung permintaan regional.
