CATL memimpin pasar baterai daya China pada April 2026 dengan pangsa 47%, diikuti FinDreams dan CALB. Instalasi CATL naik 30,2% YoY.
Pasar baterai kendaraan listrik (EV) China pada April 2026 tetap stabil dengan konsentrasi tinggi. CATL memimpin dengan pangsa pasar 47,0%, disusul FinDreams (BYD) dan CALB.
Data dari Kerui menunjukkan CATL mencatat volume instalasi 28.694 MWh pada April, naik 30,2% year-on-year.
Basis pelanggan CATL beragam, termasuk Geely, Changan, Xiaomi, Li Auto, dan Nio.
Geely menyumbang 9,5% dari instalasi CATL, disusul Changan 8,9%, Xiaomi 8,5%, Li Auto 8,3%, dan Nio 6,6%.
FinDreams dan CALB di Posisi Berikutnya
FinDreams menempati peringkat kedua dengan volume instalasi 11.133 MWh atau pangsa 18,3%, meski turun 3,2% YoY.
Sebanyak 58,0% pasokan FinDreams terserap ke BYD, sisanya ke Xiaomi (7,5%), Fang Cheng Bao (7,0%), Xpeng (5,3%), dan Denza (5,1%).
CALB berada di posisi ketiga dengan instalasi 5.198 MWh (8,5% pangsa), tumbuh 50,1% YoY.
Pelanggan utamanya SinoTruk (16,0%), GAC-Toyota (12,1%), dan Xpeng (9,9%).
Gotion High-tech dan EVE Energy melengkapi lima besar dengan instalasi masing-masing 3.705 MWh dan 2.550 MWh, tumbuh 25,2% dan 27,2% YoY.
Peringkat enam hingga sepuluh ditempati Rept Battero, Zenergy, Svolt, Sunwoda, dan Energee dengan pangsa 1,5%–3,1%.
Energee sangat bergantung pada Geely (91,1% instalasi).
Xiaomi menjadi pelanggan terbesar FinDreams selain BYD, sementara Leapmotor menjadi klien utama bagi Gotion, Zenergy, dan Svolt.
Meski Leapmotor menggunakan baterai CATL untuk model D19 dan D99, perusahaan itu belum dianggap pelanggan utama CATL.
