OTOMOTIF1.com

Jaguar XJ220: Supercar 90-an yang Terlupakan Kini Mendapat Pengakuan

Jaguar XJ220: Supercar 90-an yang Terlupakan Kini Mendapat Pengakuan
Jaguar XJ220 diparkir di jalan

Lebih dari 30 tahun setelah peluncurannya, Jaguar XJ220 akhirnya diakui sebagai salah satu supercar terhebat. Meski sempat kontroversial, mobil ini memiliki performa dan desain yang luar biasa.

Ukuran teks

Lebih dari 30 tahun lalu, Jaguar meluncurkan mobil revolusioner: versi produksi XJ220. Sebuah mesin dengan tampilan sensual dan performa twin-turbo yang menggelegar.

Namun, mobil ini kontroversial, terutama karena nasib buruk dan waktu yang tidak tepat. Apakah semua itu tidak adil?

>>> Toyota Prius PHEV: Uji Konsumsi BBM di Tengah Krisis Harga Bensin

Andrew Frankel menyelidikinya.

Desain dan Kelangkaan

Melihat Jaguar XJ220 saja sudah memberikan sensasi yang sulit ditandingi saat mengendarai kebanyakan mobil sport. McLaren F1 terlihat sederhana, Ferrari F40 seperti tawon di samping lebah.

Lamborghini Aventador lebih gila secara visual, tetapi XJ220 memiliki daya tarik yang lebih kuat: ukurannya yang besar dan desain Keith Helfet yang indah.

Hanya 283 unit dibuat, menjadikannya hampir sama langka dengan Ferrari 288GTO yang legendaris.

Namun, meskipun memiliki tampilan, tenaga, silsilah, dan kelangkaan, XJ220 tidak dicintai publik dan menjadi semacam aib bagi penciptanya.

Awal Mula dan Kontroversi

Jaguar memamerkan konsep XJ220 di pameran mobil Birmingham 1988. Mobil itu sangat besar untuk menampung mesin V12 dan sistem penggerak empat roda.

Dunia tergila-gila padanya.

Jaguar meminta Tom Walkinshaw untuk memproduksinya, yang kemudian menghasilkan spesifikasi mobil yang kita kenal sekarang: penggerak roda belakang dengan sasis aluminium dan mesin V6 twin-turbo.

>>> Lagonda di Usia 50: Limusin Unik Aston Martin Kini Makin Relevan

Halaman 1 dari 2: 1 2

Update Terbaru

Lihat semua