Buick merilis versi listrik murni dari sedan flagship Electra L7 dengan baterai LFP 6C, jarak tempuh lebih dari 700 km, dan motor listrik 378 hp.
Buick memperkenalkan versi baterai-listrik (BEV) dari sedan andalannya, Electra L7, di China. Model ini melengkapi varian range-extender (EREV) yang sudah lebih dulu hadir.
Electra L7 EV menggunakan arsitektur listrik 800 volt yang mendukung pengisian daya 6C. Artinya, baterai dapat diisi dengan daya enam kali lipat kapasitasnya.
>>> Generasi Baru Nissan NV200 Terlihat di China, Hadir dengan Teknologi Hybrid Off-Road
Baterai lithium-iron phosphate (LFP) yang digunakan dipasok oleh SAIC. Spesifikasi detailnya belum diumumkan, namun secara teori baterai 100 kWh bisa diisi pada 600 kW.
Mobil ini digerakkan oleh satu motor listrik bertenaga 378 hp.
Sebagai perbandingan, varian EREV mengandalkan mesin 1.5 liter turbo bertenaga 154 hp dan motor listrik 238 hp.
>>> BYD Luncurkan Sealion 06 DM-i 2026 dengan Jarak Tempuh EV 310 km
Jarak tempuh Electra L7 EV diperkirakan melebihi 435 mil (700 km) berdasarkan siklus CLTC China yang optimistis.
Desain dan Interior
Secara visual, versi EV hampir tidak berbeda dengan versi EREV. Mobil ini memiliki lampu utama dan DRL LED yang mencolok, bumper depan serta gril yang sama.
>>> Huawei Perkenalkan Tau Scaling Law, Peta Jalan Semikonduktor Baru
Fitur eksterior lain termasuk LiDAR di atap, gagang pintu rata dengan bodi, dan beberapa pilihan desain velg rumit.
Bagian belakang dilengkapi bumper hitam dengan trim perak dan lampu LED sederhana.
Di dalam kabin, terdapat kluster instrumen digital 10,25 inci, layar infotainment 15,6 inci, gril speaker metalik, dan pengisi daya nirkabel.
>>> Rifat Sungkar & Telkomsel Lahirkan Tim Reli Wanita Pertama, Siap Bersaing di Tingkat Nasional
Harga varian EREV mulai dari 173.900 yuan (sekitar Rp388 juta) hingga 219.900 yuan (Rp491 juta). Buick belum mengumumkan harga untuk versi EV.
