Kanada mengimpor 2.910 kendaraan listrik buatan China pada Mei 2026 dengan tarif rendah. Sebagian besar diduga Tesla, hanya 18 unit Lotus Eletre yang terkonfirmasi non-Tesla.
Kanada mulai menerima kendaraan listrik (EV) buatan China setelah kebijakan tarif baru berlaku.
Pada Mei 2026, sebanyak 2.910 unit EV China masuk ke Kanada dengan tarif impor lebih rendah.
Data Global Affairs Canada menunjukkan angka tersebut setara dengan 12 persen dari kuota enam bulan pertama.
Kuota total tahun pertama mencapai 49.000 unit, dibagi dua periode: 24.500 unit pada Maret-Agustus dan sisanya September-Februari.
Didominasi Tesla
Pemerintah Kanada tidak merinci merek yang mendapat tarif rendah. Namun, Tesla diperkirakan mendominasi karena memproduksi Model 3 di Shanghai dan mengekspornya ke Kanada.
Sebagian besar pesaing Tesla di China masih dalam tahap awal ekspansi ke Kanada.
Satu-satunya EV China non-Tesla yang terkonfirmasi masuk pada Mei adalah 18 unit Lotus Eletre, mobil listrik mewah dari Geely.
Geely juga memiliki Volvo dan Polestar yang sudah menjual kendaraan di Kanada. Kedua merek itu diperkirakan akan memanfaatkan tarif rendah, meski belum terlihat realisasinya.
Beberapa merek China lain bersiap masuk Kanada. Chery akan meluncurkan merek Jaecoo secara nasional.
BYD berencana membuka 20 lokasi di Kanada tahun ini dan mungkin membangun pabrik lokal.
Geely juga menyiapkan merek Zeekr untuk pasar Kanada dan telah mulai merekrut posisi senior di Toronto.
