otomotif1.com

Lexus GS F: Sedan Analog yang Semakin Langka dan Istimewa

Lexus GS F: Sedan Analog yang Semakin Langka dan Istimewa

Lexus GS F hadir dengan mesin V8 naturally aspirated 5.0 liter, penggerak roda belakang, dan karakter berkendara analog yang kini semakin langka di era turbo dan elektrifikasi.

Ukuran teks

Di tengah dominasi turbocharging, hybrid, dan all-wheel drive pada sedan performa modern, Lexus GS F justru tampil beda.

Mobil yang diluncurkan pada 2016 ini mempertahankan mesin V8 naturally aspirated dan penggerak roda belakang, sebuah kombinasi yang kini semakin langka.

>>> Markup Dealer dan Inflasi Mobil Bekas Mengancam Generasi Baru Penggemar Mobil

Keputusan Lexus bukan sekadar nostalgia, melainkan keyakinan bahwa sebagian pengemudi masih menghargai respons throttle, karakter mesin, dan sensasi berkendara yang murni.

Hasilnya, GS F menawarkan koneksi langsung antara pedal gas dan roda belakang tanpa jeda turbo atau kompleksitas sistem hybrid.

Mesin 5.0 Liter V8 yang Semakin Spesial

Jantung GS F adalah mesin 2UR-GSE 5.0 liter V8 yang dikembangkan bersama Yamaha.

in2

Mesin ini menghasilkan 467 hp dan torsi 389 lb-ft, namun angka tersebut tidak menceritakan keseluruhan cerita.

Yang membuat mesin ini istimewa adalah kemampuannya berputar hingga 7.300 rpm berkat camshaft lift tinggi, katup intake titanium, dan rasio kompresi 12.3:1.

>>> 2026 Toyota RAV4 Hanya Hybrid, Ini Penjelasan Lengkapnya

Karakter high-revving ini kontras dengan turbo V8 modern yang mencapai puncak torsi di putaran rendah dan menurun sebelum redline.

Sistem injeksi ganda D-4S menggabungkan direct dan port injection untuk respons throttle yang tajam dan efisiensi.

Dipadu dengan suara knalpot yang semakin dalam saat putaran naik, GS F memberikan pengalaman yang tidak bisa ditiru oleh rival turbo.

Halaman 1 dari 2: 1 2

Update Terbaru

Lihat semua