Rata-rata bobot mobil baru di China naik dari 1.312 kg (2012) menjadi 1.704 kg (2024). Baterai besar jadi penyebab utama, mendorong tantangan efisiensi dan regulasi.
Mobil ini diposisikan sebagai MPV mewah flagship Huawei dan JAC.
Data China EV DataTracker menunjukkan format kendaraan besar tetap diminati.
Maextro mengirimkan 1.147 unit (S800) pada April 2026, naik 46,5% dibanding Maret, setelah 783 unit pada Maret dan 922 unit pada Februari.
Puncak pengiriman bulanan mencapai 4.223 unit pada Desember 2025.
Perbaikan teknologi baterai diharapkan mengatasi masalah ini.
Pada April, CATL meluncurkan baterai Qilin generasi ketiga dan baterai condensed matter dengan kepadatan energi 350 Wh/kg.
Kepadatan lebih tinggi memungkinkan pabrikan mencapai target jangkauan dengan massa baterai lebih rendah.
>>> Tim China Kembangkan Motor Axial Flux 25,73 kW/kg, Tembus 18.000 rpm
Tantangan Efisiensi dan Infrastruktur
Para ahli menyebut bobot kendaraan sebagai trade-off. Baterai besar, struktur bodi kuat, sistem keselamatan canggih, dan perangkat bantuan pengemudi meningkatkan jangkauan, kenyamanan, dan perlindungan.
Namun, kendaraan lebih berat juga meningkatkan konsumsi energi, mempercepat aus ban dan rem, serta memengaruhi handling.
Perkiraan industri yang dikutip CCTV menunjukkan pengurangan massa 100 kg dapat menurunkan konsumsi listrik sekitar 7,5% per 100 km.
Kekhawatiran lain meliputi permintaan material baterai yang lebih besar, emisi manufaktur lebih tinggi, dan kerusakan jalan akibat kendaraan berat.
Regulasi Dorong Kendaraan Lebih Ringan
Regulator China telah merespons melalui standar efisiensi.
Standar nasional 'Batas Konsumsi Energi untuk Kendaraan Listrik Bagian 1: Mobil Penumpang' mulai berlaku 1 Januari 2026, memperkenalkan persyaratan konsumsi energi lebih ketat.
Sementara itu, aturan insentif pajak pembelian 2026 mewajibkan BEV berbobot lebih dari 2.710 kg mencapai konsumsi listrik CLTC di bawah 19,1 kWh per 100 km untuk memenuhi syarat pajak lebih rendah.
Produsen mobil semakin berinvestasi pada material ringan, baterai semi-solid-state, dan kimia baterai berdensitas energi lebih tinggi.
>>> Xpeng GX Raih 1.000 Pesanan Blind dari Luar Negeri, Pre-sales Timur Tengah Dimulai
Seiring kemajuan teknologi baterai, pengurangan bobot mungkin menjadi sama pentingnya dengan perpanjangan jangkauan dalam fase pengembangan EV China berikutnya.
