Chairman BYD Wang Chuanfu optimistis perusahaannya akan menjadi produsen mobil terbesar di dunia dalam lima tahun ke depan, didorong ekspansi global dan teknologi otonom.
Chairman dan Presiden BYD, Wang Chuanfu, menyatakan keyakinannya bahwa BYD akan menjadi produsen mobil terbesar di dunia dalam lima tahun ke depan.
Pernyataan itu disampaikan dalam rapat umum tahunan 2025 yang digelar pada 9 Juni 2026.
>>> BYD F1 Entry Kembali Jadi Sorotan Usai Monaco Grand Prix
Ekspansi Global dan Strategi Lokalisasi
Wang menyoroti pertumbuhan kuat produsen mobil China di pasar internasional. Menurutnya, produk BYD unggul dalam harga, teknologi, dan pengalaman pengguna dibandingkan kompetitor lokal.
BYD awalnya menargetkan penjualan luar negeri sebanyak 1,6 juta kendaraan tahun ini. Namun, tren terkini menunjukkan angka itu akan terlampaui.
Wang menekankan strategi "long-termism" dengan fokus pada lokalisasi untuk pertumbuhan stabil dan berkelanjutan. Ia menginginkan hasil yang saling menguntungkan di pasar global.
Kecerdasan Buatan dan Teknologi Otonom
Wang menggambarkan kendaraan sebagai bentuk "kecerdasan yang diwujudkan". BYD telah memiliki 3,15 juta kendaraan dengan sistem kecerdasan berkendara di jalan raya global.
>>> BYD Resmikan Stasiun Pengisian Cepat 1.500 kW Pertama di Jerman
Perusahaan mengumpulkan data sejauh 200 juta km per hari. Data ini menjadi fondasi untuk kemampuan mengemudi otonom tingkat lanjut.
Wang memprediksi teknologi otonom L3 dan L4 akan hadir lebih cepat dari perkiraan. BYD siap dalam hal chip, algoritma, dan ekosistem data.
"Begitu regulasi siap, BYD akan segera lepas landas," ujar Wang. Perusahaan telah mendirikan pusat pelatihan di Eropa, Amerika Selatan, Asia Tenggara, dan Timur Tengah.
