Dongfeng Motor akan memproduksi massal baterai solid-state pada paruh kedua 2026. Baterai dengan densitas energi 350 Wh/kg ini mampu memberikan jangkauan lebih dari 1.000 km bagi kendaraan listrik.
Kinerja di Kondisi Ekstrem
Pengujian di suhu dingin ekstrem Mohe awal tahun ini menunjukkan ketangguhan baterai.
Pada suhu serendah -30°C, baterai mempertahankan lebih dari 74% dayanya dengan total jangkauan melebihi 1.000 km.
Paket baterai baru ini juga 30% lebih ringan dari baterai lithium-ion tradisional, memungkinkan peningkatan jangkauan tanpa menambah bobot kendaraan.
Konteks Industri
Dongfeng tidak sendirian dalam perlombaan ini.
>>> Pertamina Lubricants Perluas Jaringan Enduro Service, Kini Ada di SPBU Jalan A. Yani Bekasi
Pemain besar lain seperti GAC, CATL, dan FAW juga mengejar teknologi baterai solid-state dengan berbagai jadwal produksi massal antara 2026 dan 2027.
Untuk mempercepat kemajuan, Dongfeng membentuk Konsorsium Inovasi Teknologi Industri Baterai Solid-State Hubei pada Mei 2026, bermitra dengan 18 institusi akademik dan industri.
Tim R&D Dongfeng juga mengerjakan baterai solid-state pengisian cepat generasi berikutnya dan solusi densitas energi yang lebih tinggi.
Rencana pengenalan lebih lanjut ditargetkan pada 2027.
Dongfeng merupakan salah satu produsen mobil tertua di China.
Pada 2025, total penjualan Dongfeng Motor mencapai 2,47 juta unit, dengan penjualan kendaraan energi baru mencapai 1,05 juta unit – naik 21% year-on-year.
>>> The Legend Continues: Rifat Sungkar dan El Mayka Ukir Sejarah di Kejurnas Sprint Rally 2026
Penjualan tahunan kendaraan merek sendiri (Voyah, Yipai, Nammi, dll) melampaui 1,5 juta unit, mencakup lebih dari 60% total penjualan.
