Nissan memastikan tidak akan memproduksi Navara Nismo. Sebaliknya, Mitsubishi justru membuka peluang menghadirkan Triton Ralliart setelah kesuksesan Triton Raider.
Nissan memastikan tidak akan memproduksi Navara Nismo. Kabar ini mengecewakan penggemar yang menantikan versi performa tinggi dari pikap medium tersebut.
Sebaliknya, Mitsubishi justru membuka peluang menghadirkan Triton Ralliart. Langkah ini didorong oleh kesuksesan Triton Raider yang baru diluncurkan.
Kedua pikap ini berbagi platform yang sama. Navara generasi baru dan Triton sama-sama menggunakan sasis yang dikembangkan bersama.
Navara Nismo Batal Meluncur
Selama hampir satu dekade, petinggi Nissan kerap melempar wacana tentang Navara Nismo. Rencana itu akhirnya dipastikan batal.
Michael Hill, Direktur Layanan Purna Jual Nissan Australia, mengatakan kepada Drive. com.
au: "Saya ingin melihat Nismo di semua lini, tapi tidak ada rencana untuk Navara Nismo."
Pernyataan itu menutup peluang hadirnya varian lebih liar dari Navara Pro-4X Warrior. Warrior dikembangkan bersama Premcar dengan fokus pada peningkatan off-road.
Mitsubishi Buka Peluang Triton Ralliart
Di sisi lain, Mitsubishi justru melihat peluang.
Bruce Hampel, Manajer Umum Strategi Produk Mitsubishi Australia, menyebut Triton Raider sebagai "langkah pertama dalam perjalanan menghadirkan kembali merek Ralliart di Australia."
Ia menambahkan, jika program ini sukses dan diterima pelanggan, langkah berikutnya adalah menghadirkan Ralliart. Triton Ralliart akan menjadi varian tertinggi di jajaran Triton.
Menurut Hampel, Triton Raider belum layak menyandang nama Ralliart. Varian tersebut membutuhkan "lebih banyak keunikan" untuk pantas mendapat label tersebut.
Artinya, Triton Ralliart kemungkinan akan mendapat peningkatan performa, gaya unik, dan penyetelan sasis. Fitur-fitur itu bisa membuatnya bersaing dengan Ford Ranger Raptor.
Tim Mitsubishi Ralliart sendiri telah memenangkan dua gelar di Asia Cross Country Rally. Hal ini memperkuat kredibilitas merek Ralliart di dunia off-road.
