OTOMOTIF1.com

Dodge Bawa Charger ke Eropa Setelah Sepi Peminat di AS

Dodge Bawa Charger ke Eropa Setelah Sepi Peminat di AS
Dodge Charger 2027 di jalan Eropa

Dodge akan menjual Charger terbaru di Eropa dengan opsi mesin bensin dan listrik, setelah penjualan di AS merosot tajam.

Ukuran teks

Dodge akan membawa Charger generasi terbaru ke Eropa. Langkah ini diambil setelah penjualan model tersebut di Amerika Serikat merosot tajam.

Menurut laporan CarScoops, Dodge hanya menjual 1.672 unit Charger bermesin bensin pada kuartal pertama 2026.

>>> Chrysler Larang Pengisian Daya Pacifica Hybrid Setelah Empat Kebakaran

Sebagai perbandingan, pada periode yang sama tahun 2023, Dodge mampu menjual 33.499 unit Charger dan Challenger.

Penurunan drastis ini mendorong Dodge mencari pasar baru. Eropa menjadi sasaran ekspansi berikutnya.

Varian Mesin dan Performa

Charger versi Eropa akan ditawarkan dalam konfigurasi Sixpack (bensin) dan Daytona (listrik). Varian bensin menggunakan mesin twin-turbo 3.0 liter Hurricane inline-six.

Charger R/T menghasilkan 420 hp dan 468 lb-ft torsi. Akselerasi 0-60 mph dicapai dalam 4,6 detik, dengan catatan quarter-mile 12,9 detik.

>>> Baterai Sodium-Ion Diprediksi Setara Biaya dengan Lithium pada Akhir 2026

Varian Scat Pack memiliki mesin yang ditingkatkan hingga 550 hp dan 531 lb-ft torsi. Waktu 0-60 mph turun menjadi 3,9 detik, dan quarter-mile 12,2 detik.

Untuk varian listrik, Charger Daytona Scat Pack menggunakan baterai 100,5 kWh dan sistem all-wheel drive dual-motor. Tenaga mencapai 670 hp dengan torsi 627 lb-ft.

Akselerasi 0-60 mph hanya 3,3 detik, dan quarter-mile 11,5 detik. Namun, jangkauan EPA terbatas 267 mil (430 km).

Dodge juga memperkenalkan lineup Charger 2027 dengan 25 opsi kustomisasi baru dan port NACS pada varian EV.

Halaman 1 dari 2: 1 2

Update Terbaru

Lihat semua