TCL melalui joint venture dengan Brilliance China meresmikan pabrik smart cockpit di Shenyang dengan tingkat otomatisasi lebih dari 85%, menantang dominasi Huawei di pasar sistem kabin pintar kendaraan listrik.
>>> Produsen Aito, Seres, Luncurkan Merek Baru Aiva untuk Kurangi Ketergantungan pada Huawei
Salah satu produk yang dipamerkan saat peluncuran adalah "Magic Screen" (车载妙控屏) yang dapat dilepas di kursi belakang.
Layar ini memungkinkan penumpang mengontrol iklim, hiburan, dan pengaturan kendaraan secara independen dari kabin belakang.
Produk ini mencerminkan tren yang lebih luas di pasar kendaraan listrik China, di mana area penumpang belakang semakin dikembangkan menjadi ruang interaksi digital.
Konsep layar yang dapat dilepas ini sejalan dengan pergeseran industri menuju ekosistem kokpit yang terhubung.
Ekosistem MagLink milik Huawei yang didukung HarmonyOS mendukung layar ekspansi berbasis tablet di berbagai kendaraan aliansi HIMA.
Sementara itu, Xiaomi baru-baru ini memperluas fungsionalitas layar kabin belakang melalui arsitektur smart cockpit HyperOS.
Meizu yang didukung Geely juga telah mengintegrasikan smartphone, sistem audio, layanan AI, dan kontrol kendaraan melalui ekosistem Flyme Auto.
>>> BYD Sealion 08 Mulai Masuk Dealer di China, Siap Meluncur Juli 2026
Perkembangan ini meningkatkan permintaan akan layar kelas otomotif, antarmuka sentuh, dan elektronik kokpit yang mendukung pengalaman dalam kabin yang semakin kompleks.
Mengisi Celah Rantai Pasok di China Timur Laut
Pabrik Shenyang saat ini merupakan satu-satunya pabrik manufaktur layar cerdas otomotif khusus di Provinsi Liaoning.
Lokasinya menyediakan sumber daya lokal bagi produsen mobil regional untuk perangkat keras smart cockpit yang sebelumnya sangat bergantung pada klaster manufaktur elektronik khusus di China selatan.
