TCL melalui joint venture dengan Brilliance China meresmikan pabrik smart cockpit di Shenyang dengan tingkat otomatisasi lebih dari 85%, menantang dominasi Huawei di pasar sistem kabin pintar kendaraan listrik.
Raksasa elektronik konsumen TCL semakin dalam menembus rantai pasok otomotif China. Mereka baru saja meluncurkan pabrik manufaktur smart cockpit yang sangat otomatis di Shenyang.
Langkah ini menunjukkan keyakinan TCL bahwa keahlian di bidang televisi, layar, dan elektronik konsumen dapat diterapkan di segmen kendaraan listrik yang tumbuh pesat.
>>> Xiaomi Hadapi Tekanan Target 550.000, Kontroversi Stok YU7 Picu Dorongan EREV "Xuntian"
Pabrik dengan Otomatisasi Tinggi
Pabrik tersebut dioperasikan oleh Yuxin Zhixing Technology (Shenyang) Co., Ltd., perusahaan patungan antara TCL Industries dan Brilliance China.
Fasilitas ini resmi memasuki tahap produksi setelah proses pengembangan dimulai dengan penandatanganan proyek pada akhir 2024.
Konstruksi dimulai pada Maret 2025, produksi uji coba tercapai pada Desember 2025, dan manufaktur skala penuh dimulai pada Juni 2026.
Pabrik ini mencakup area lebih dari 25.000 meter persegi dan dilengkapi dengan 10 lini produksi SMT serta 20 lini perakitan akhir.
Seluruh lini dikhususkan untuk layar cerdas otomotif dan produk smart cockpit.
Menurut TCL, pabrik "black light" beroperasi dengan tingkat otomatisasi melebihi 85%. Sistem otomatis menangani pemuatan material, penempatan komponen, inspeksi online, dan proses pembongkaran.
Satu lini perakitan akhir lengkap hanya membutuhkan tiga teknisi untuk mengawasi produksi.
Produk Unggulan: Magic Screen yang Dapat Dilepas
Fasilitas ini memproduksi berbagai produk layar otomotif, termasuk cluster instrumen, layar infotainment tengah, layar penumpang, layar hiburan belakang, layar atap, dan sistem smart cockpit terintegrasi.
