Chairman Toyota, Akio Toyoda, mengaku merasa sangat sendirian dalam mempertahankan mesin pembakaran internal di tengah industri yang berlomba menuju kendaraan listrik.
Chairman Toyota, Akio Toyoda, mengaku merasa sangat sendirian dalam mempertahankan mesin pembakaran internal (ICE) di tengah industri yang berlomba menuju kendaraan listrik.
Dalam wawancara dengan CarWow, Toyoda ditanya tentang ketakutan terbesarnya terhadap masa depan mobil. Jawabannya singkat dan tajam, menunjukkan betapa ia tidak menyukai kendaraan listrik.
>>> BYD Great Han Rilis Spesifikasi Inti: Tenaga 764 HP, Jarak Tempuh 1.008 Km
“Semua orang beralih ke BEV, ini ketakutan terbesar bagi saya,” ujarnya.
“Tiga atau empat tahun lalu, saya satu-satunya yang mengatakan kepada media bahwa saya suka bau, suara, dan mesin, dan saya ingin mempertahankan pekerjaan untuk pemasok mesin.
Tapi sepertinya saya satu-satunya. Saya merasa sangat sendirian.”
Perdebatan di Internal Toyota
Toyoda juga mengungkapkan adanya perdebatan di internal Toyota mengenai kecepatan adopsi EV. Para penggemar mobil di perusahaan terus mendorong alternatif selain kendaraan listrik murni.
>>> Mazda CX-30 2027 Eropa Dapat Transmisi Manual dan Lampu Matrix LED
Meski demikian, Toyota sadar bahwa ke depannya mereka harus memproduksi kendaraan yang lebih ramah lingkungan, termasuk EV. Namun jika terserah Toyoda, tidak akan ada pasar untuk mobil listrik.
“Mobil adalah mainan saya,” tambahnya. “Saya ingin membuat mobil yang ingin saya simpan di garasi saya.
Jika saya harus membuat mobil yang hanya netral karbon, itu tidak menarik.”
