Khanh Tran menemukan ribuan ban bekas menumpuk di properti barunya di Portland. Investigasi dilakukan untuk mengungkap pembuangan ilegal yang merugikan pemilik.
Seorang pemilik properti di Portland, Oregon, dikejutkan dengan temuan ribuan ban bekas yang memenuhi lahannya.
Khanh Tran membeli lahan seluas 1,2 hektar pada April lalu, namun saat akan memulai renovasi pada Juni, ia menemukan dinding ban setinggi lebih dari 1,8 meter menghalangi akses.
>>> Akio Toyoda Akui Ketakutan Terbesarnya Adalah Masa Depan Mobil Listrik
Awalnya, hanya ada tumpukan kecil kurang dari 40 ban saat Tran setuju membeli properti tersebut. Ketika ia kembali pada akhir Maret, kondisinya masih sama.
Namun saat datang pada 6 Juni, situasi berubah drastis.
>>> BYD Great Han Rilis Spesifikasi Inti: Tenaga 764 HP, Jarak Tempuh 1.008 Km
Investigasi dan Dugaan Pembuangan Ilegal
Penyelidikan kini dilakukan oleh Multnomah County Sheriff's Office, otoritas kesehatan setempat, badan regional Metro, dan Oregon Department of Environmental Quality.
Tran dan tetangganya menduga seseorang menyamar sebagai jasa daur ulang ban, mengumpulkan ban bekas dari bisnis lalu membuangnya secara ilegal di lahannya.
Hingga saat ini, belum ada tersangka yang diidentifikasi secara publik.
>>> Mazda CX-30 2027 Eropa Dapat Transmisi Manual dan Lampu Matrix LED
Metro melaporkan bahwa dalam setahun terakhir, petugas telah membersihkan lebih dari 14.000 ban ilegal dari properti publik, termasuk 5.600 ban pada Mei saja.
Tran kini harus menanggung biaya pembersihan yang besar. Ia memulai penggalangan dana melalui GoFundMe untuk membantu biaya pembuangan ban-ban tersebut.
>>> Panel Body McLaren P1 Bekas Milik Michael Fux Dilelang
“Saya tidak tahu bencana yang akan datang,” ujarnya.
