Nissan berhasil memangkas siklus pengembangan kendaraan dari 55 bulan menjadi 26 bulan, terinspirasi dari model iterasi cepat berbasis AI ala China.
Nissan Motor Co. mengumumkan pada 12 Juni bahwa mereka berhasil memangkas siklus pengembangan kendaraan dari 55 bulan menjadi 26 bulan.
Langkah ini bertujuan mempercepat inovasi, dengan terinspirasi dari model iterasi cepat berbasis kecerdasan buatan (AI) yang diterapkan oleh produsen mobil China.
>>> Changan Hadiahkan Deepal Gratis Setiap Gol Portugal di Piala Dunia
Presiden Nissan Ivan Espinosa menegaskan bahwa proses pengembangan baru telah divalidasi pada generasi terbaru Skyline yang dijadwalkan rilis pada musim dingin 2026.
Perusahaan berencana menerapkan alur kerja ini pada 90% proyek kendaraan dalam tahun fiskal 2026.
>>> Ford Tinggalkan EV Murni, Mobil Liar Kembali ke Mesin Bensin
Mengadopsi Model China
Transformasi Nissan berakar dari pelajaran yang diperoleh dari operasinya di China. Melalui perusahaan patungan dengan Dongfeng Motor, Nissan mengintegrasikan keahlian dan teknologi lokal.
>>> PRJ 2026: Kove dan WMOTO Hadirkan Pilihan Motor Petualang Lengkap
Model listrik murni N7 yang diluncurkan pada April 2025 menjadi pilot sukses strategi ini, dengan siklus pengembangan hanya dua tahun.
Untuk memangkas waktu pemasaran secara drastis, Nissan mengintegrasikan AI di seluruh siklus pengembangan kendaraan.
>>> Lencana Mobil Paling Kehilangan Jati Diri: Dari M hingga Eclipse
- Desain: Pemodelan cepat berbasis AI menghasilkan proposal desain yang mengoptimalkan aerodinamika dan estetika, mengurangi revisi manual.
- Pengujian: Simulasi virtual menggantikan lebih dari 60% pengujian prototipe fisik, mempersingkat waktu pengujian tabrakan dan ketahanan.
- Pengambilan Keputusan: Analisis data AI memungkinkan respons pasar lebih cepat dan menyederhanakan rantai persetujuan manajemen.
- Rantai Pasok: Analitik prediktif berbasis AI mengantisipasi permintaan komponen dan risiko pasokan, memastikan transisi mulus dari riset ke produksi massal.
Pada Mei 2026, Nissan menjual 30.025 kendaraan di China, turun 41,1% dibandingkan tahun sebelumnya.
