Mitsubishi bisa menghidupkan Lancer dengan biaya rendah melalui rebadge Nissan Sentra. Model ini akan jadi sedan termurah di AS, menggantikan Mirage. Namun, nama Lancer yang legendaris bisa kehilangan nilai.
Mitsubishi dikabarkan dapat menghidupkan kembali nama Lancer dengan cara yang paling murah: menjadikannya rebadge dari Nissan Sentra.
Langkah ini memanfaatkan aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi yang sudah sering digunakan untuk model lain.
>>> Iowa Naikkan Batas Kecepatan Jalan Pedesaan dari 55 menjadi 60 mph per 1 Juli
Strategi badge engineering sudah terbukti pada beberapa model Mitsubishi, seperti Eclipse Cross dan Grandis berbasis Renault di Eropa, serta Eclipse Sportback yang merupakan kembaran Nissan Leaf.
Kini, giliran segmen sedan yang mungkin mendapat perlakuan serupa.
Memanfaatkan Aliansi
Sebuah rendering menunjukkan Mitsubishi Lancer fiktif yang didasarkan pada Nissan Sentra facelift 2026.
Perubahan hanya terjadi pada gril depan dengan emblem Triple Diamond, sementara bagian bodi lainnya dipertahankan untuk menekan biaya produksi.
>>> Subaru Sambar Kei Van: Parkir Seperti Motor, Muat Sekarung Barang
Sentra memiliki panjang 183,3 inci (4.655 mm) dengan jarak sumbu roda 106,5 inci (2.705 mm), sedikit lebih panjang dari Lancer lama.
Model ini akan menggunakan mesin 2.0 liter naturally aspirated bertenaga 149 hp (111 kW) yang disalurkan ke roda depan melalui CVT.
Kembalinya Sedan Terjangkau
Jika terealisasi, Lancer berbasis Sentra akan menjadi Mitsubishi termurah di AS, dengan harga mulai dari $22.600, di bawah Outlander Sport yang seharga $24.995.
Ini juga akan menjadi satu-satunya sedan di lini Mitsubishi, memenuhi permintaan dealer akan mobil murah.
