Rivian R2 yang lebih kecil ternyata memiliki biaya sewa lebih tinggi dibanding R1S sebulan lalu. Banyak pemesan menunda karena harga dianggap terlalu mahal.
Rivian R2, SUV listrik termurah dari Rivian, ternyata memiliki biaya sewa yang mengejutkan tinggi. Banyak pemesan yang menyatakan akan menunggu versi yang lebih murah.
Perusahaan mengklaim permintaan tetap kuat meskipun ada keluhan tentang harga. Namun, angka sewa menunjukkan cerita berbeda.
>>> Gambar Paten Bocorkan Desain Lucid Cosmos, EV Seharga Rp 800 Jutaan
R2 Performa 2026 ditawarkan dengan $829 per bulan selama 36 bulan dengan uang muka $5.724.
Dengan harga jual $57.990 dan jarak tempuh 10.000 mil per tahun, biaya efektif bulanan mencapai sekitar $965.
Jika tanpa uang muka, pembayaran bulanan naik menjadi $939. Jumlah yang harus dibayar di muka turun menjadi $2.334, tetapi biaya efektif bulanan tetap sekitar $978.
Menariknya, sebulan lalu R1S Dual Standard tersedia dengan $799 per bulan dan uang muka $5.694. Biaya efektifnya sekitar $935, lebih murah dari R2 saat ini.
Rivian kemudian diam-diam menaikkan harga sewa R1S.
Kini R1S dibanderol $899 per bulan dengan uang muka $8.794, atau biaya efektif sekitar $1.118 per bulan.
Di Reddit, banyak komentar negatif. "$1.000-$1.100 per bulan tanpa uang muka sudah termasuk pajak dan biaya.
>>> Pembongkaran Mesin V6 Toyota Buktikan Penyebab Recall Massal
Kasar. Mungkin harus menunggu diskon," tulis seorang pengguna.
Yang lain menambahkan, "Penawaran sewa dengan APR 10% ($40.000 dalam tiga tahun) tidak masuk akal. Mereka mungkin salah perhitungan."
Prospek ke Depan
Meskipun demikian, hype seputar R2 masih besar. Rivian kemungkinan tidak akan kesulitan menjual semua unit yang bisa diproduksi tahun ini.
>>> Krisis Pasokan Mobil Berlanjut Meski Selat Hormuz Dibuka Kembali
Begitu permintaan melambat, diskon bisa segera hadir.
