Pembongkaran mesin V6 twin-turbo Toyota oleh bengkel independen menemukan serpihan logam di seluruh sistem pelumasan, mendukung penjelasan pabrikan tentang recall ribuan unit.
Pembongkaran independen terhadap mesin V6 twin-turbo Toyota yang gagal menemukan serpihan logam yang tersebar luas. Temuan ini tampaknya mendukung penjelasan Toyota di balik recall mesin besar-besaran.
Ketika Toyota mengumumkan akan mengganti seluruh mesin pada ribuan truk dan SUV yang dilengkapi V6 twin-turbo, banyak pemilik merasa skeptis.
>>> Krisis Pasokan Mobil Berlanjut Meski Selat Hormuz Dibuka Kembali
Pabrikan menyalahkan serpihan mesin yang tertinggal selama proses produksi.
Beberapa pihak meragukan apakah kontaminasi saja bisa merusak mesin modern. Kini, pembongkaran detail dari Dave's Auto Center memberikan bukti kuat bahwa penjelasan Toyota bukan sekadar taktik perusahaan.
Serpihan logam di mesin memang tidak pernah baik. Namun puluhan tahun lalu, sebelum toleransi manufaktur seketat sekarang, beberapa mesin bisa bertahan tanpa gagal total.
Saat ini, pabrikan sengaja menjaga toleransi ketat karena biasanya membuat mesin lebih efisien. Konsekuensinya, ruang antara bantalan dan komponen kunci menjadi lebih sempit jika ada serpihan masuk.
Temuan Pembongkaran
Pembongkaran Dave's Auto Center mendemonstrasikan hal ini dengan sempurna.
>>> Ford Hancurkan Satu Mesin Baru Setiap Hari untuk Tingkatkan Kualitas
Mesin yang menjadi pusat perhatian adalah V35A-FTS V6 twin-turbo, digunakan pada Toyota Tundra, Toyota Sequoia, dan Lexus LX 600.
Menurut bengkel, mesin yang macet tiba untuk diperiksa dan kemungkinan diperbaiki. Namun pembongkaran segera mengungkap tanda kontaminasi luas.
