Range Rover Evoque L di China didiskon hingga 60% menjadi Rp 430 juta akibat permintaan mobil bensin ambruk. Sementara itu, JLR menambah opsi hybrid pada baby Defender untuk pasar AS.
>>> Pencurian Catalytic Converter Meningkat Lagi, Hybrid Jadi Target Utama
Kondisi ini membuat pembeli semakin ragu membeli mobil bensin baru karena khawatir nilainya cepat terkikis.
Sementara itu, di Amerika Serikat, situasinya berbeda. JLR mengumumkan akan menambahkan opsi hybrid pada baby Defender yang semula direncanakan hanya sebagai mobil listrik.
Keputusan itu dipengaruhi oleh lemahnya permintaan mobil listrik di AS, yang kini menjadi pasar terbesar JLR.
Dua kondisi kontras ini menunjukkan tantangan besar bagi produsen global.
>>> China Beralih ke Hybrid Plug-in untuk Hindari Tarif EV Eropa
Terlalu banyak produksi mobil listrik berisiko kehilangan penjualan di AS, sementara terlalu banyak mobil bensin bisa berujung diskon besar di China.
