otomotif1.com

Baterai Solid-State: Elektrolit CAS Perpanjang Siklus Hidup dengan Retensi 84,2%

Baterai Solid-State: Elektrolit CAS Perpanjang Siklus Hidup dengan Retensi 84,2%
Peneliti menguji elektrolit baterai solid-state di laboratorium

Tim Chinese Academy of Sciences mengembangkan elektrolit komposit organik-anorganik yang memperpanjang siklus hidup baterai solid-state, dengan retensi kapasitas 84,2% setelah 350 siklus.

Ukuran teks

Peneliti dari Dalian Institute of Chemical Physics, Chinese Academy of Sciences (CAS), berhasil mengembangkan elektrolit gel komposit organik-anorganik inovatif untuk memperpanjang siklus hidup sel baterai kendaraan.

Material ini dirancang untuk mengatasi hambatan antarmuka elektrolit padat tradisional tanpa mengorbankan fleksibilitas mekanis.

>>> BYD Qin L PHEV Buktikan Keamanan Baterai saat Mazda 3 Terbakar

Spesifikasi Elektrolit Baru

Elektrolit sintetis mencapai konduktivitas ionik suhu ruang optimal sebesar 2,73 × 10⁻⁴ S/cm.

Material ini juga memiliki angka transfer ion litium tinggi hingga 0,90 dan jendela elektrokimia melebihi 4,78V.

Pengujian mekanis menunjukkan modulus Young yang kuat sebesar 892,53 MPa untuk melindungi struktur internal sel.

Dalam konfigurasi sel simetris, kerangka ini beroperasi stabil selama lebih dari 2.500 jam pada kepadatan arus 0,1 mA/cm².

Sel penuh dengan katoda ternary nikel-kobalt-aluminium menyelesaikan 350 siklus pada tingkat 1C dengan mempertahankan 84,15% kapasitas.

Kinerja ini melampaui baseline tradisional lithium lanthanum zirconium titanium oxide.

Jadwal Komersialisasi Industri

Kemajuan material ini muncul di tengah perbedaan jadwal adopsi baterai generasi berikutnya oleh produsen besar.

>>> Mengenal Rack Steer dan Perawatannya di Bengkel Resmi Suzuki

Dongfeng berencana memproduksi massal baterai solid-state pada paruh kedua 2026 dengan target jangkauan 1.000 km.

Namun, CATL memberikan kenyataan bahwa adopsi luas masih terbatas oleh parameter pengembangan laboratorium.

Pemimpin pasar itu memperkirakan integrasi komersial tidak akan terwujud sebelum 2030, menunjukkan perbedaan strategi korporasi di lanskap otomotif domestik.

Halaman 1 dari 3: 1 2 3

Update Terbaru

Lihat semua