Meskipun tidak mengusung fitur ADAS, Aletra tetap diminati konsumen. Ketahui alasan di balik kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan ini di sini.
Otomotif1.com, Jakarta, 24 Juni 2026 l - Pasar kendaraan listrik di Indonesia terus berkembang pesat, dengan berbagai merek berlomba menghadirkan teknologi terbaru, termasuk fitur bantuan mengemudi canggih atau Advanced Driver Assistance System (ADAS). Namun, di tengah persaingan tersebut, Aletra justru membuktikan bahwa ketiadaan fitur ini tidak mengurangi minat konsumen untuk menjadikannya kendaraan andalan sehari-hari.
Aletra hadir dengan konsep yang sederhana namun terfokus pada kebutuhan dasar pengguna. Meskipun tidak dilengkapi fitur ADAS seperti pengereman darurat otomatis, peringatan keluar jalur, atau pengatur kecepatan adaptif, kendaraan ini tetap mengandalkan sistem keselamatan standar yang teruji. Di antaranya adalah struktur rangka bodi berteknologi tinggi, rem anti terkunci (ABS), distribusi tenaga rem elektronik (EBD), serta kantong udara ganda untuk melindungi penumpang.

Aletra L8 EV: MPV Listrik 7 seater dengan design elegan dan mewah sangat cocok untuk mobil keluarga|sny-otomotif1.com|Foto: Dok. SonnyWibz
Konsumen yang memilih Aletra umumnya menilai bahwa kendaraan ini lebih mengutamakan efisiensi, daya tahan, serta biaya kepemilikan yang terjangkau. Tanpa sistem elektronik tambahan yang kompleks, biaya perawatan menjadi lebih ringan dan risiko kerusakan pada komponen sensor juga berkurang. Hal ini sangat sesuai bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan untuk perjalanan dalam kota dan jarak menengah dengan rute yang sudah dikenal.

Panel instrumen digital / dasbor digital menampilkan kecepatan, tingkat isi baterai (SOC), sisa jarak tempuh, posisi gigi, mode berkendara, suhu, dan informasi operasional kendaraan listrik secara real-time|sny-otomotif1.com|Foto: Dok. Wibz
