CATL menyatakan baterai sodium-ion siap dikomersialkan, namun Hithium Energy Storage meminta waktu 5 tahun untuk mencapai skala ekonomi. Perdebatan ini muncul di Forum Ekonomi Dunia Dalian.
Perdebatan mengenai kesiapan baterai sodium-ion untuk komersialisasi mencuat di Forum Ekonomi Dunia di Dalian.
CATL menegaskan paket baterai alternatifnya siap digunakan pada kendaraan, sementara Hithium Energy Storage meminta waktu lima tahun untuk mematangkan rantai pasok.
>>> Zoox Perkenalkan Robotaxi Produksi Terbaru, Siap Meluncur Tahun Ini
Pandangan Berbeda dari Dua Produsen
Chairman Hithium, Wu Zuyu, yang merupakan mantan insinyur senior CATL, menyatakan bahwa skala ekonomi sejati membutuhkan waktu lima tahun.
Ia memiliki wawasan mendalam tentang realitas mekanis produksi sel baterai.
Di sisi lain, CATL telah mengungkapkan platform baterai sodium-ion Tener yang menggunakan teknologi wide-temperature dipole.
Platform ini mampu mempertahankan 92% kapasitas pada suhu minus 20 derajat Celcius dan memberikan hingga 15.000 siklus pengisian.
>>> Motor Tercepat di Dunia Berlari 0-100 km/jam dalam 0,4 Detik Bertenaga Uap
Performa dan Infrastruktur Produksi
Baterai sodium-ion CATL dirancang untuk menahan tekanan listrik berkelanjutan tanpa degradasi katoda yang cepat.
Sistem manajemen baterai canggihnya memanfaatkan kurva tegangan miring untuk estimasi state-of-charge yang presisi, meningkatkan jendela keamanan overcharge sebesar 20%.
Untuk mendukung peluncuran, CATL mengalokasikan 5 miliar yuan (700 juta dolar AS) untuk ekspansi pabrik di Fuding.
Ekspansi ini menambah kapasitas tahunan sebesar 40 GWh, melengkapi basis produksi 160 GWh di Jining.
Pengiriman domestik dijadwalkan pada musim gugur tahun ini, sementara distribusi global ditunda hingga pertengahan 2027.
