otomotif1.com

JLR Tarik Lebih dari 250.500 Unit Range Rover, Defender, dan Discovery di AS

JLR Tarik Lebih dari 250.500 Unit Range Rover, Defender, dan Discovery di AS
Range Rover SVR tenggelam di pantai Scarborough saat mencoba menyelamatkan Ford van

Jaguar Land Rover menarik lebih dari 250.500 unit Range Rover, Defender, dan Discovery di AS karena airbag pengemudi bisa gagal mengembang. Stop-sale diberlakukan.

Ukuran teks

Jaguar Land Rover (JLR) mengumumkan penarikan kembali (recall) lebih dari 250.500 unit SUV Range Rover, Defender, dan Discovery di Amerika Serikat.

Langkah ini diambil karena adanya cacat yang dapat mencegah airbag pengemudi mengembang saat terjadi tabrakan.

>>> Hyundai Perkenalkan Avante Generasi Kedelapan, Lebih Besar dan Tajam

Recall ini mencakup model tahun 2020 hingga 2025 dari ketiga lini kendaraan tersebut.

JLR juga mengeluarkan perintah stop-sale, sehingga kendaraan yang terdampak di dealer tidak boleh dijual hingga masalah diperbaiki.

Kendaraan Terdampak dan Cacat yang Ditemukan

Recall meliputi model Range Rover, Defender, dan Discovery produksi 2020–2025. Total kendaraan yang terdampak di AS mencapai lebih dari 250.500 unit.

Masalah utama adalah airbag sisi pengemudi yang mungkin gagal mengembang saat kecelakaan.

Menurut dokumen recall yang dilaporkan ke NHTSA, cacat terkait komponen sistem airbag yang mencegah pengembangan yang semestinya.

JLR belum merinci penyebab pasti, apakah kabel, sensor, atau komponen perangkat keras.

>>> CATL Buka Toko Online untuk Jual Sel Baterai ke Pelanggan Kecil

Airbag yang tidak mengembang pada tabrakan frontal atau samping meningkatkan risiko cedera serius bagi pengemudi.

Stop-Sale dan Imbauan untuk Pemilik

Bersamaan dengan recall, JLR menerbitkan perintah stop-sale untuk kendaraan baru dan inventaris dealer yang terdampak. Artinya, unit yang belum terjual tidak boleh dijual hingga perbaikan selesai.

Halaman 1 dari 2: 1 2

Update Terbaru

Lihat semua