otomotif1.com

Toyota Corolla Cross Hybrid: Depresiasi Hanya 5% dalam Tiga Tahun

Toyota Corolla Cross Hybrid: Depresiasi Hanya 5% dalam Tiga Tahun
Toyota Crown Crossover terbaru dengan desain eksterior yang diperbarui

Toyota Corolla Cross Hybrid menunjukkan nilai jual kembali luar biasa dengan depresiasi hanya 5% dalam tiga tahun, menjadikannya pilihan cerdas di pasar mobil bekas.

Ukuran teks

Toyota Corolla Cross Hybrid mencatatkan prestasi luar biasa dalam hal nilai jual kembali.

Berdasarkan data iSeeCars, model ini kehilangan hanya 5% nilainya setelah tiga tahun, jauh lebih baik dibanding rata-rata SUV kompak yang turun 39,9% dalam lima tahun.

>>> Honda Africa Twin Adventure Sports: ADV Paling Serbaguna

Fenomena ini menjadikan Corolla Cross Hybrid tolok ukur baru di segmen crossover hybrid kompak.

Di tengah harga mobil baru yang masih tinggi pada 2026, permintaan pasar bekas pun meningkat drastis.

Kesenjangan Harga Baru dan Bekas yang Tipis

Nilai jual kembali yang kuat menciptakan selisih harga yang sempit antara model baru dan bekas.

CarGurus mencatat harga rata-rata Corolla Cross bekas di angka $26.036, hanya sekitar $2.500 lebih murah dari harga baru termulai $28.495.

Stabilitas harga ini juga terlihat dari fluktuasi bulanan yang sangat kecil, berkisar antara penurunan 0,39-0,71% hingga kenaikan 0,8-0,89%.

Artinya, Corolla Cross tidak terpengaruh gejolak musiman pasar.

>>> Genesis G80 2026: Lebih Mewah dari Mercedes E-Class dengan Harga Lebih Terjangkau

Menurut Edmunds, biaya kepemilikan lima tahun (60.000 mil) mencapai $30.414, termasuk $3.381 perawatan, $601 perbaikan, dan $8.401 depresiasi.

Sementara CarEdge memperkirakan biaya total $37.059 dengan depresiasi $9.940.

Unggul Atas Kompetitor Hybrid

Dibanding rival seperti Kia Niro, Hyundai Kona Hybrid, atau Mazda CX-50 Hybrid, Corolla Cross Hybrid unggul dalam nilai investasi.

Halaman 1 dari 2: 1 2

Update Terbaru

Lihat semua