DR Automobiles menghidupkan merek mobil sport Italia Osca setelah 60 tahun. Pertama meluncurkan SUV MT6 hasil rebadge Changan UNI-T, lalu sportcar mid-engine berbasis Lotus Emira dengan mesin V6 supercharged Toyota.
DR Automobiles, perusahaan Italia yang dikenal mengimpor dan merebadge mobil China, menghidupkan kembali merek mobil sport legendaris Osca setelah hampir 60 tahun vakum.
Osca didirikan pada 1947 dan tutup pada 1967. Kini, model pertama yang hadir dengan lencana Osca adalah SUV bernama MT6.
>>> Lexus LC 500: Mobil Sport Jepang yang Tak Lekang oleh Waktu
Secara teknis, MT6 merupakan versi rebadge dari Changan UNI-T dengan bumper depan baru, gril berbeda, dan lampu depan yang diubah bentuknya.
DR Automobiles mengklaim mesin 1.5 liter turbo empat silinder telah mendapat kalibrasi khusus dan sejumlah perubahan lainnya.
Langkah ini diambil meskipun Otoritas Persaingan Italia pernah mendenda perusahaan sebesar €6 juta ($6,8 juta) dua tahun lalu karena mengesankan mobilnya buatan Italia, padahal diproduksi di China dan hanya sedikit dimodifikasi sebelum dijual di Eropa.
>>> Honda, Nissan, dan Mitsubishi Akan Berbagi Komponen, Dimulai dari ECU
Sportcar Mid-Engine Berbasis Lotus
Yang lebih menarik adalah rencana DR Automobiles untuk Osca selanjutnya.
Bos perusahaan, Massimo Di Risio, mengatakan Osca akan memiliki prototipe mobil sport mid-engine tahun ini dan mulai dijual pada 2027.
Mobil tersebut akan berbasis Lotus Emira, menggunakan sasis aluminium yang sama dan mesin V6 3.5 liter supercharged milik Toyota.
>>> 2026 Mazda CX-70 PHEV: Pilihan Cerdas Dibanding Lexus RX Mewah
Mobil ini dikembangkan bersama Italdesign, sehingga berpotensi memiliki desain yang menarik. Belum diketahui apakah akan mempertahankan sebagian besar panel Emira atau hanya mengganti lencana.
Osca berencana menjual mobil sport ini pertama kali di Eropa dengan harga mulai €200.000 (sekitar $227.400).
Sebagai perbandingan, Emira V6 yang lengkap dijual sekitar €110.000 ($125.000).
>>> Motor Sport dengan Keandalan Yamaha dan Kenyamanan BMW
Setelah Eropa, DR Automobiles berharap dapat menjual mobil ini di Amerika Serikat.
