otomotif1.com

Mengapa Suzuki Jadi Merek Motor Paling Cerdas untuk Pembeli Budget

Mengapa Suzuki Jadi Merek Motor Paling Cerdas untuk Pembeli Budget
Suzuki V-Strom 650 melaju di jalan berkelok

Suzuki dikenal sebagai merek motor yang menawarkan nilai lebih dengan harga terjangkau. Simak strategi reuse mesin lama yang membuat motor Suzuki tetap kompetitif.

Ukuran teks

Hal ini berlaku untuk hampir semua Suzuki yang menggunakan powertrain lama.

>>> Triumph Tiger 1200 Rally Pro: ADV Premium dengan Harga Terjangkau

Sayangnya, strategi ini memperburuk masalah yang dihadapi Suzuki saat ini. Ketika mesin parallel-twin 800cc baru diluncurkan beberapa tahun lalu, responsnya biasa saja.

V-Strom 800DE adalah ADV kelas menengah yang luar biasa, tetapi harganya lebih mahal dan lebih berat dari Yamaha Tenere 700, sehingga banyak calon pembeli ragu.

Hal yang sama terjadi pada versi naked bike dan sport bike. Semua motor itu bagus dan unggul dalam performa, tetapi karena lebih mahal, konsumen berpikir dua kali.

Suzuki telah membangun reputasi sebagai merek yang menawarkan nilai lebih.

Konsumen mungkin bersedia membayar lebih untuk motor liter-class, tetapi membayar lebih untuk motor dengan performa setara pesaing sulit dibenarkan.

Apalagi jika dibandingkan dengan model V-twin lama seperti V-Strom 650 dan SV650 yang menawarkan performa serupa dengan harga lebih murah.

Meski spesifikasinya tidak setinggi twin baru, tidak bisa dipungkiri terjadi kanibalisasi di internal Suzuki.

Ini adalah harga yang harus dibayar setelah lama tidak aktif mengembangkan produk.

Sempat ada kekhawatiran Suzuki membubarkan tim riset dan pengembangan, tetapi kini merek ini kembali meluncurkan motor baru.

>>> Ferrari Luce Meluncur di China Seharga Rp 8,9 Miliar, 88 Unit Langsung Ludes

Rencana Suzuki merilis SV-7GX, turer berbasis mesin 650, menunjukkan kepercayaan pada powertrain lama yang masih menawarkan nilai lebih.

Halaman 3 dari 3: 1 2 3

Update Terbaru

Lihat semua