otomotif1.com

Huawei dan GAC Dituduh Curang dalam Uji Moose Aistaland GT7

Huawei dan GAC Dituduh Curang dalam Uji Moose Aistaland GT7
The exterior of the Aistaland GT7.

Aistaland GT7, mobil listrik garapan Huawei dan GAC, dituduh memanipulasi hasil uji moose 94 km/jam dengan memanfaatkan regenerative braking.

Ukuran teks

Namun, metode ini tidak menguji kemampuan handling secara adil, karena mobil listrik memiliki keunggulan regenerative braking yang tidak dimiliki mobil konvensional.

Di pasar EV China yang kompetitif, pabrikan bisa meningkatkan setelan regenerative braking untuk mendapatkan kecepatan masuk yang lebih tinggi.

>>> CATL Gandeng Xiaomi dan BMW untuk Standarisasi Baterai Global

Siapa yang Mensertifikasi?

Uji dilakukan bersama China Automotive Brand Technology (CABT), anak perusahaan CATARC. CABT terdaftar di regulator pasar China, namun bidang usahanya meliputi publikasi cetak, konsultasi iklan, dan humas.

Belum jelas apakah CABT berwenang menerbitkan sertifikasi uji otomotif.

Selain itu, tata letak lintasan GT7 juga dipertanyakan.

in2

Perbandingan dengan uji Yangwang U7 menunjukkan zona kedua GT7 digeser ke depan, memberi ruang lebih untuk lane change pertama.

Hal ini memungkinkan kecepatan masuk yang lebih tinggi.

>>> Honda S2000: Mobil Sport yang Menyeimbangkan Emosi dan Logika

Hingga berita ini ditulis, Aistaland, CABT, Huawei, dan GAC belum memberikan tanggapan.

Halaman 2 dari 2: 1 2

Update Terbaru

Lihat semua