Mazda MX-5 Miata menunjukkan peningkatan penjualan signifikan sementara Toyota GR86 dan Subaru BRZ justru menurun. Konsistensi formula roadster klasik menjadi kunci.
Subaru BRZ juga bernasib serupa dengan penjualan year-to-date hingga Mei 2026 turun menjadi 1.341 unit dari 1.459 unit pada tahun sebelumnya.
Kedua mobil kembar Toyobaru kehilangan pangsa pasar sementara Miata justru naik.
Perbedaan Filosofi dan Target Pembeli
Meski secara spesifikasi tampak sebagai rival langsung, demografi pembeli Miata dan GR86/BRZ sangat berbeda.
>>> Amazon Tarik Pengemudi yang Memotong Halaman Rumah di Indiana, Akan Perbaiki Kerusakan
Miata lebih diminati pembeli berusia di atas 40 tahun dengan pendapatan rumah tangga enam digit, yang biasanya membeli Miata sebagai mobil kedua atau ketiga untuk kesenangan semata.
GR86 dan BRZ justru menjadi pilihan pembeli muda yang menginginkan mobil sport yang bisa digunakan sehari-hari.
Miata adalah pembelian emosional tanpa tuntutan praktis, sementara GR86 harus bisa diandalkan sebagai satu-satunya mobil.
Honda Prelude yang baru hadir dengan penjualan 1.470 unit hingga Mei 2026 juga tidak mampu menggeser posisi Miata.
Prelude yang hanya tersedia dengan CVT dan penggerak roda depan lebih condong ke efisiensi dan kenyamanan, bukan sensasi berkendara murni.
Miata tetap menjadi pilihan utama bagi mereka yang mencari pengalaman berkendara analog paling murni tanpa harus merogoh kocek dalam.
>>> 2026 Subaru Trailseeker: EV Tercepat Subaru, Performa Melampaui Kemampuan Pengemudi
Sementara bagi yang menginginkan mobil sport serba bisa, GR86 dan BRZ masih menjadi opsi terbaik.
