Hyundai menarik 96.310 unit Tucson 2025-2026 di AS karena software error menyebabkan layar instrumen mati total saat berkendara, menghilangkan speedometer dan lampu peringatan.
Hyundai mengumumkan penarikan kembali (recall) sebanyak 96.310 unit SUV Tucson model tahun 2025 dan 2026 di Amerika Serikat.
Langkah ini diambil setelah ditemukan kesalahan perangkat lunak yang dapat membuat layar instrumen menjadi gelap total saat kendaraan melaju.
>>> Jaringan Baterai Swap CATL Tembus 2.000 Stasiun
Ketika layar mati, pengemudi kehilangan akses ke speedometer, indikator bahan bakar, lampu peringatan, dan head-up display secara bersamaan tanpa peringatan sebelumnya.
Kondisi ini dinilai meningkatkan risiko kecelakaan.
Penyebab dan Risiko Keamanan
Penyebab utamanya adalah kesalahan logika perangkat lunak pada cluster instrumen. Dalam kondisi tertentu, cacat ini memicu pemadaman layar penuh saat kendaraan bergerak.
Tanpa speedometer, pengemudi tidak dapat memastikan kecepatan sesuai batas hukum. Tanpa lampu peringatan, masalah mekanis mendadak seperti tekanan oli rendah atau mesin overheat tidak terdeteksi.
National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) menganggap kegagalan cluster instrumen jenis ini sebagai risiko tabrakan langsung. Oleh karena itu, badan tersebut memantau recall ini.
>>> Penjualan NEV China Juni 2026: Leapmotor Puncaki, HIMA dan Nio Menyusul
Kendaraan yang Terkena Recall
Recall ini hanya berlaku untuk Hyundai Tucson model tahun 2025 dan 2026. Total 96.310 unit terdampak di pasar AS.
Beberapa sumber awal menyebut cakupan lebih luas, namun konfirmasi Hyundai dan NHTSA menyatakan hanya Tucson. Pemilik Santa Fe, Kona, Venue, atau Palisade tidak terkena recall ini.
