Volkswagen dilaporkan kembali mempertimbangkan penjualan Lamborghini dan Ducati untuk mendanai restrukturisasi besar-besaran. Analis meragukan langkah ini karena kedua merek sangat menguntungkan.
Volkswagen (VW) dilaporkan kembali mempertimbangkan penjualan merek-merek berharganya, termasuk Lamborghini dan Ducati, sebagai bagian dari rencana penghematan biaya.
Menurut Financial Times, diskusi ini muncul setelah suksesnya penjualan saham mayoritas bisnis mesin kelautan, Everllence, yang mencapai valuasi lebih tinggi dari perkiraan.
>>> Toyota 2GR V6: Mesin Tangguh yang Tenagai Sienna 300.000 Mil dan Lotus Evora
Namun, hasil penjualan itu bisa cepat habis untuk program restrukturisasi besar dan investasi produk masa depan.
Tekanan Restrukturisasi dan Persaingan
VW sedang bersiap menghilangkan hingga 100.000 pekerjaan dan menutup empat pabrik, menjadikannya salah satu restrukturisasi korporat terbesar dalam beberapa dekade.
>>> Cruiser Ini Buat Perjalanan Antarnegara Bagian Terasa Santai
Perusahaan juga menghadapi persaingan ketat dari produsen mobil China dan harus mengeluarkan dana besar untuk tetap kompetitif di era kendaraan listrik.
Financial Times melaporkan bahwa para penasihat mendorong VW untuk meninjau kembali proposal penjualan Ducati atau penawaran umum perdana (IPO) Lamborghini.
Ducati sudah pernah dipertimbangkan untuk dijual beberapa tahun lalu, sementara Lamborghini yang sangat menguntungkan—dengan laba $888 juta tahun lalu meskipun ada masalah tarif—telah lama dipandang sebagai salah satu bisnis paling bernilai di grup VW.
>>> Distributor yang 'Bunuh' Citroen di Australia Kini Juga Hentikan Peugeot
Divisi Audi VW mengakuisisi Lamborghini pada 1998 seharga $110 juta, namun Bloomberg Intelligence kini menilainya lebih dari $22 miliar.
VW membeli Ducati—juga melalui Audi—pada 2012 seharga $909 juta.
>>> Hyundai Recall 96.310 Unit Tucson 2025-2026 Akibat Layar Mati Mendadak
Analis yang dihubungi Financial Times berpendapat VW tidak mungkin melepas merek yang secara konsisten menghasilkan laba kuat. Untuk saat ini, VW tidak berkomentar mengenai spekulasi tersebut.
