Mercedes-Benz akan memproduksi baby G-Class di pabrik Hongaria yang diperluas, bukan di Jerman, untuk menekan biaya. SUV kecil ini hadir dengan varian hybrid dan listrik.
Generasi terkecil G-Class akan segera hadir tahun depan, namun tidak akan dirakit di Jerman.
Sebuah laporan baru mengungkapkan bahwa produksi model ini akan dilakukan di pabrik Mercedes di Hongaria.
>>> Yamaha MT-07: Motor yang Dibangun untuk Kehidupan Nyata
Pabrik di Kecskemet, Hongaria, saat ini sedang diperluas besar-besaran. Mercedes menginvestasikan dana untuk hampir menggandakan kapasitas produksi hingga 300.000-400.000 kendaraan per tahun.
Jumlah tenaga kerja di pabrik tersebut juga akan meningkat dari 3.000 menjadi sekitar 7.500 orang.
Selain baby G-Class, pabrik ini juga akan memproduksi C-Class listrik, GLB, dan A-Class berbahan bakar bensin.
>>> Ofero Luncurkan Carria 1, Motor Listrik Dukung Produktivitas UMKM
Alasan Produksi di Hongaria
Keputusan memindahkan produksi ke Hongaria didorong oleh efisiensi biaya.
Biaya tenaga kerja di Hongaria lebih rendah dibandingkan di Jerman, yang penting untuk model dengan margin lebih kecil seperti baby G-Class.
Awalnya, baby G-Class direncanakan hanya bertenaga listrik.
>>> Toyota Camry 2026: Sedan Andalan yang Mampu Tembus 300.000 Mil
Namun, karena permintaan mobil listrik menurun di AS setelah penghapusan kredit pajak federal, Mercedes mengubah rencana dan menyetujui versi hybrid dengan mesin pembakaran.
Menurut laporan Automobilwoche, Mercedes mungkin akan meluncurkan model baru ini pada 13 Juli, bertepatan dengan pengumuman perluasan pabrik Hongaria.
Untuk varian listrik, baby G-Class akan menggunakan baterai NMC 85 kWh dengan dua motor listrik. Jarak tempuhnya diperkirakan mencapai 724 km.
>>> Pelat Nomor Khusus 250 Tahun AS di Michigan Laris Manis, 34.160 Terjual
Sementara varian hybrid kemungkinan menggunakan powertrain yang sama dengan CLA sedan, yaitu mesin 1.5 liter dengan bantuan listrik yang menghasilkan 208 hp dan torsi 380 Nm.
