Honda Africa Twin Adventure Sports ES menawarkan keseimbangan sempurna antara performa on-road dan off-road, dilengkapi transmisi otomatis DCT, suspensi elektronik, dan harga kompetitif di bawah $18.000.
Honda kembali membuktikan keunggulannya di segmen adventure motorcycle dengan menghadirkan Africa Twin Adventure Sports ES.
Model ini dirancang untuk menjadi motor serba bisa yang unggul di berbagai medan, mulai dari jalan raya hingga jalur off-road berat.
>>> Pemilik GMC Sierra Gugat GM Akibat Kebocoran Jendela yang Rugikan Rp16 Juta
Mesin Bertorsi Kaya untuk Segala Medan
Africa Twin Adventure Sports ES mengusung mesin parallel-twin 1.084 cc yang sudah terbukti handal di Rebel 1100 dan NT1100.
Mesin ini disetel untuk menghasilkan torsi rendah dan menengah yang melimpah.
Tenaga puncak mencapai 100,5 tenaga kuda pada 7.500 RPM, dengan torsi 82 pound-feet pada 5.500 RPM.
Rasio kompresi rendah 10,5:1 membuat mesin responsif di perkotaan, nyaman di jalan tol, dan bertenaga saat melibas medan berat.
Transmisi Otomatis DCT Memudahkan Berkendara
Honda menawarkan opsi transmisi Dual Clutch Transmission (DCT) dengan tambahan biaya $800.
Sistem ini telah disempurnakan selama bertahun-tahun dan kini hadir dengan mode "G" (Gravel) yang mengurangi slip kopling.
>>> Lexus GX 550 vs. Honda Passport TrailSport: Apakah Selisih Rp 300 Juta Sebanding?
Mode Gravel memberikan koneksi langsung antara throttle dan roda belakang, meningkatkan traksi dan kemampuan melintas di kerikil. Tersedia juga mode Manual dengan paddle shifter di stang.
DCT membuat berkendara di perkotaan lebih nyaman tanpa perlu repot mengoper gigi secara manual.
