China menerapkan standar pengujian baterai solid-state yang ketat. Dongfeng memulai pabrik 0,2 GWh untuk sel hybrid oksida-polimer dengan kepadatan energi 350 Wh/kg dan jangkauan hingga 1.000 km.
China resmi memberlakukan standar nasional baru untuk baterai solid-state pada 1 Juli 2026.
Regulasi ini menghapus label promosi semi-solid-state dan mewajibkan pabrikan otomotif membuktikan kesiapan pabrik secara nyata.
>>> Li Auto i9 SUV Listrik Flagship dengan Pengisian 5C Terungkap
Pengujian teknis mensyaratkan sel baterai menjalani tes ruang vakum pada suhu 120°C selama 6 jam untuk mengukur kehilangan massa volatil.
Sebutan all-solid-state resmi diberikan jika sisa elektrolit cair kurang dari 5% dari total berat sel.
Kesiapan Pabrik Berbeda
Doctex telah mengoperasikan fasilitas manufaktur GWh di Tianjin yang memproduksi sel solid-state bersertifikat dengan kepadatan energi 350 Wh/kg.
Produksi ini memungkinkan integrasi produk langsung tanpa tahap prototipe, mendukung pengiriman kendaraan segera.
Sementara itu, Saike Power masih dalam tahap konstruksi awal pabrik percontohan sulfida 0,1 GWh di Yibin.
>>> BYD Racco Siap Masuk Pasar Jepang pada 28 Juli 2026, Tantang Suzuki
Pengerjaan baja struktural dan pengecoran beton masih berlangsung, sehingga kalibrasi peralatan tertunda hingga akhir 2026.
Jadwal Peluncuran Pabrikan
Dongfeng Motor memajukan pabrik 0,2 GWh sendiri untuk integrasi kendaraan pada paruh kedua 2026.
Sel hybrid oksida-polimer Dongfeng mencapai kepadatan energi 350 Wh/kg dengan jangkauan hingga 1.000 km.
Sel tersebut lolos uji oven suhu tinggi 170°C dan uji suhu rendah di Mohe dengan retensi kapasitas energi 72%.
