otomotif1.com

Bos Ferrari Senang dengan Kritik Pedas terhadap Mobil Listrik Luce

Bos Ferrari Senang dengan Kritik Pedas terhadap Mobil Listrik Luce
Ferrari Luce mobil listrik kontroversial

Ferrari mengaku terkejut dengan besarnya reaksi negatif terhadap mobil listrik Luce seharga $640K. Namun, direktur pemasaran justru senang karena dianggap sebagai iklan gratis.

Ukuran teks

Menurutnya, Ferrari bisa saja mengganti mesin V12 Purosangue dengan motor listrik dan baterai. Namun, itu bukan keputusan yang tepat.

"Kami membangun mobil yang lapang dengan kap yang sangat pendek, memungkinkan pengemudi berada sangat dekat dengan poros depan.

Ini memberikan presisi luar biasa saat menikung," kata Carando.

Tidak Ada Paksaan Pembelian

Selain masalah desain, Luce juga harus membantah rumor tentang praktik penjualan yang agresif.

>>> Lexus RZ Jadi Model Terlaris di 2026, Bukan Hybrid

Laporan menyebutkan bahwa Ferrari meminta pelanggan membeli Luce agar memenuhi syarat untuk pembelian model terbatas di masa depan.

in2

Enrico Galliera, Chief Marketing and Commercial Officer Ferrari yang baru saja mengundurkan diri, menegaskan bahwa Luce tidak akan dipaksakan dalam penjualan.

"Mobil ini hanya diberikan kepada klien yang benar-benar menginginkannya," ujarnya.

Alessandro Vaccari, Manajer PR Mobil Sport Ferrari, menjelaskan bahwa perusahaan tidak pernah menerapkan strategi bundling. "Kami tidak pernah mengatakan 'jika Anda beli ini, Anda dapat itu'.

Namun, kami menggunakan algoritma untuk menilai setiap interaksi pelanggan dengan merek, dan itu memberi kami cara yang adil untuk menentukan VIP tertinggi," katanya.

Carando juga mengatakan hal serupa, menekankan bahwa Ferrari menggunakan algoritma kompleks untuk menentukan akses pelanggan ke model langka seperti 12Cilindri Manuale.

>>> Mugen Hadirkan Paket Modifikasi untuk Honda Fit Terbaru, Pinjam Peredam dari Civic Type R

Namun, ia bersikeras bahwa proses tersebut dilakukan secara objektif.

Halaman 2 dari 2: 1 2

Update Terbaru

Lihat semua