Ferrari mengaku terkejut dengan besarnya reaksi negatif terhadap mobil listrik Luce seharga $640K. Namun, direktur pemasaran justru senang karena dianggap sebagai iklan gratis.
Ferrari mengaku terkejut dengan besarnya reaksi negatif terhadap mobil listrik perdananya, Luce, yang dibanderol $640.000. Namun, para eksekutif Maranello justru menyambut kritik tersebut dengan lapang dada.
Direktur pemasaran global Emanuele Carando mengatakan bahwa Ferrari sudah mengantisipasi respons yang kuat dan memecah belah. Namun, skala reaksi yang terjadi ternyata di luar dugaan.
>>> Honda Cruiser Andalan Jarak Jauh: Satu-satunya Bagger di Lini Modern
Alih-alih panik, Carando justru menganggap gelombang kritik itu sebagai iklan gratis yang belum pernah terjadi sebelumnya. "Sebagai direktur pemasaran, saya sangat senang," ujarnya kepada Edmunds.
"Ferrari adalah merek yang sangat dicintai dan menjadi milik semua orang, sehingga setiap orang berhak berkomentar.
Namun, ketika Anda mengembangkan sesuatu yang baru, kebaruan itu selalu menakutkan," tambah Carando.
Preseden Purosangue
Carando percaya bahwa kritik akan mereda seiring waktu. Ia mencontohkan peluncuran Purosangue empat tahun lalu yang juga menuai kritik serupa.
"Ingat ketika kami meluncurkan Purosangue? Besarannya tidak sama, tetapi kami mendapat banyak komentar tentang Enzo Ferrari yang berguling di kuburnya.
Sekarang Purosangue mungkin menjadi salah satu mobil paling dicintai di dunia," jelasnya.
>>> Spesifikasi Lengkap dan Harga Resmi JETOUR T1 Indonesia: Pilih Mesin ICE atau Hybrid i-DM?
Kritik utama terhadap Luce menyasar proporsi dan desainnya yang digarap oleh firma desain LoveFrom. Carando membela desain kontroversial tersebut dengan mengutip keunggulan arsitektur EV khusus.
