Bentley memilih pendekatan unik untuk suara EV pertamanya, Torcal. Alih-alih meniru mesin V8, mereka menggunakan drum, viola, dan gitar bass untuk menciptakan 'Bentley Dynamic Symphony' yang emosional.
Mereka juga menyimpulkan bahwa ketidaksempurnaan halus yang dimiliki drum dan mesin pembakaran membantu menciptakan pengalaman yang lebih autentik dan manusiawi.
Berdasarkan temuan itu, Bentley tidak berusaha menciptakan kembali suara mesin. Mereka meminta musisi untuk menggubah soundtrack asli menggunakan instrumen live termasuk drum, viola, dan gitar bass.
Hasilnya, suara merespons input pedal gas pengemudi, naik dan turun seiring akselerasi, dengan tujuan memberikan kesan yang sama seperti yang diharapkan pembeli dari model V8.
>>> Penjualan Toyota Prius Anjlok, Pembaruan 2027 Tak Akan Banyak Membantu
Bentley mengatakan tempo meningkat saat akselerasi dan melambat saat pengemudi mengangkat pedal.
Belum bisa dinilai seberapa sukses pendekatan ini, tetapi tidak dapat disangkal bahwa suara yang dihasilkan akan unik.
Soundtrack ini adalah salah satu bagian dari teka-teki besar yang sedang dirakit Bentley untuk EV pertamanya. Torcal akan melakukan debut pada 23 September di London.
SUV ini akan berada di bawah Bentayga, menggunakan arsitektur listrik PPE milik Volkswagen Group, platform yang sama dengan Porsche Cayenne Electric.
Torcal diperkirakan membawa all-wheel drive dual-motor, baterai 113kWh, kecepatan pengisian hingga 390kW, dan jangkauan lebih dari 300 mil.
>>> Nissan Altima Dihentikan: Alasan Sedan Ini Bertahan Lama di Pasar
Bentley memprioritaskan kegunaan dunia nyata yang mudah daripada angka-angka utama.
