otomotif1.com

Pemilik Toyota Tundra Alami Utang Rata-Rata Rp144 Juta saat Tukar Tambah

Pemilik Toyota Tundra Alami Utang Rata-Rata Rp144 Juta saat Tukar Tambah
Toyota Tundra dengan latar belakang dealer mobil

Hampir 30% tukar tambah kendaraan di AS pada Q2 2026 memiliki ekuitas negatif. Rata-rata utang mencapai rekor $6.884. Pemilik Toyota Tundra paling terpukul dengan utang $8.929.

Ukuran teks

Hampir 30 persen dari semua tukar tambah kendaraan di Amerika Serikat pada kuartal kedua 2026 membawa ekuitas negatif.

Artinya, nilai kendaraan yang ditukar lebih rendah dari sisa utang yang masih dimiliki pemiliknya.

Menurut data Edmunds, rata-rata utang yang terbawa ke pinjaman baru mencapai rekor tertinggi untuk kuartal kedua, yaitu sebesar $6.884.

Jumlah ini terus meningkat dari tahun ke tahun.

Utang tersebut tidak hilang begitu saja.

Utang itu digabungkan ke pinjaman berikutnya, menciptakan bola salju keuangan yang bisa membebani pemilik dari satu kendaraan ke kendaraan lain.

in2

Pembeli yang membawa ekuitas negatif ke pinjaman baru kini membayar rata-rata $944 per bulan. Angka itu $167 lebih tinggi dari rata-rata industri.

Dalam jangka panjang, peminjam diperkirakan membayar rata-rata $16.270 dalam bunga selama masa pinjaman. Jumlah itu hampir $6.500 lebih banyak dari pembeli kendaraan baru pada umumnya.

Masalah Pembiayaan, Bukan Pilihan Kendaraan

Yang mengejutkan, fenomena ini tidak hanya terjadi pada pemilik kendaraan dengan nilai jual kembali rendah.

Banyak kendaraan dengan ekuitas negatif terbesar justru truk dan SUV populer yang biasanya mempertahankan nilai dengan baik, seperti Toyota Tacoma, Jeep Wrangler, dan Honda CR-V.

“Mudah untuk berasumsi bahwa ekuitas negatif hanya terjadi pada kendaraan yang terdepresiasi cepat,” kata Ivan Drury, direktur wawasan Edmunds.

“Ketika kendaraan yang secara historis aman dalam nilai jual kembali justru terendam utang, jelas ini adalah masalah pembiayaan, bukan selalu masalah pilihan kendaraan.”

Halaman 1 dari 2: 1 2

Update Terbaru

Lihat semua