Simak kisah investigasi di balik pengembangan baterai solid-state Samsung yang diklaim mampu menempuh jarak 600 mil dalam sekali pengisian.
Samsung dikabarkan tengah mengembangkan baterai solid-state revolusioner yang mampu memberikan jangkauan hingga 600 mil (sekitar 965 km) untuk kendaraan listrik.
Teknologi ini dianggap sebagai lompatan besar dalam industri baterai, mengingat baterai lithium-ion saat ini umumnya hanya menawarkan jangkauan sekitar 300 mil.
>>> Rumor McLaren P50 Manual Beredar, Pabrikan Belum Bicara
Keunggulan Baterai Solid-State
Baterai solid-state menggunakan elektrolit padat, bukan cair seperti baterai konvensional. Hal ini memungkinkan kepadatan energi yang lebih tinggi, pengisian lebih cepat, dan risiko kebakaran yang lebih rendah.
>>> Kawasaki KLR650: ADV 652cc yang Lebih Awet dan Murah dari Ténéré & KTM
Samsung telah lama meneliti teknologi ini dan dikabarkan akan memulai produksi massal dalam beberapa tahun ke depan.
Namun, masih ada tantangan besar seperti biaya produksi yang tinggi dan skalabilitas manufaktur.
>>> Yamaha Ténéré 700 World Raid Uji Perdana Off-Road di Wales
Para ahli memperkirakan baterai solid-state baru akan tersedia secara komersial pada akhir dekade ini.
>>> Indian Roadmaster PowerPlus 112: Touring Terbaik untuk Jalan Musim Panas Amerika
Jika berhasil, inovasi ini bisa mengubah lanskap kendaraan listrik global, mengurangi kekhawatiran jarak tempuh yang selama ini menjadi hambatan utama adopsi EV.
