Volkswagen diam-diam mengembangkan prototipe SUV berbasis Amarok. Proyek sempat terhenti karena volume penjualan, namun kini kembali dipertimbangkan untuk generasi ketiga.
Volkswagen dilaporkan telah membangun prototipe SUV berbasis pikap Amarok secara rahasia beberapa tahun lalu. Kendaraan tujuh kursi dengan sasis ladder-frame itu masih tersimpan di koleksi internal VW.
Menurut sumber internal, proyek tersebut terhenti karena perkiraan volume penjualan tidak cukup untuk membenarkan biaya pengembangan. Namun, ide itu belum sepenuhnya mati.
>>> Fiat Berpotensi Hengkang dari Australia Usai Jualan 13 Mobil, Kalah dari Ferrari
Mengapa Proyek Terhambat
Kendala utama bukanlah masalah teknis.
VW telah memajukan proyek hingga tahap penentuan bentuk dan proporsi, bahkan kepala desain VWCV Albert Kirzinger membagikan gambar prototipe di LinkedIn pada 2024.
Hambatan sesungguhnya adalah finansial.
Membangun varian SUV khusus hanya masuk akal jika ada cukup pembeli, terutama karena kendaraan ini ditargetkan untuk pasar terbatas seperti Australia, Thailand, Afrika Selatan, dan sebagian Amerika Selatan.
>>> Voyah Passion S Buka Pre-Sales 24 Juli, Tantang Xiaomi YU7
Tanpa permintaan global yang lebih luas, kasus bisnis terus gagal. Kini, ide tersebut kembali dipertimbangkan seiring rencana pengembangan Amarok generasi ketiga.
“Memperluas jajaran model adalah keinginan yang sudah lama,” kata Mecha kepada Go Auto Australia. “Terutama pikap tertutup yang kokoh, dengan platform yang sama dengan pikap.”
Amarok generasi ketiga sudah dikonfirmasi akan menggantikan model 2022. Diskusi sedang berlangsung mengenai mitra pengembangan dan produksi.
Salah satu jalur yang mungkin adalah melanjutkan kerja sama dengan Ford. Amarok saat ini berbagi banyak komponen dengan Ranger, yang sudah memiliki SUV Everest.
