Honda Africa Twin Adventure Sports ES hadir dengan teknologi yang mengurangi beban fisik, cocok untuk pengendara berusia 50 tahun ke atas tanpa mengurangi kemampuan petualangan.
Tinggi jok 33,7 inci (bisa diturunkan ke 32,9 inci) membuatnya lebih mudah dijangkau.
Suspensi depan Showa EERA 45mm inverted fork dengan travel 8,3 inci dan belakang Pro-Link 7,9 inci dapat diatur secara elektronik.
Tangki bahan bakar 6,6 galon memberikan jangkauan touring yang serius. Layar TFT 6,5 inci mendukung Apple CarPlay dan Android Auto.
Sistem pengereman menggunakan cakram depan ganda 310mm dengan kaliper 4-piston radial dan cakram belakang 256mm.
IMU enam sumbu mendukung throttle-by-wire, Honda Selectable Torque Control (7 level), 4 mode tenaga (Tour, Urban, Gravel, User), dan ABS 3 mode.
>>> Voyah Passion S Buka Pre-Sales 24 Juli, Tantang Xiaomi YU7
Dengan wheelbase 61,8 inci, rake 27,5 derajat, dan trail 4,2 inci, motor ini stabil di jalan tanpa terasa lamban.
Mesin parallel-twin yang kompak membantu distribusi massa sehingga tidak terasa berat saat bergerak.
Africa Twin Adventure Sports ES DCT bukan motor yang menurunkan ekspektasi.
Ia tetap memiliki kapasitas bahan bakar, travel suspensi, ruang penumpang, potensi bagasi, dan kredibilitas off-road untuk petualangan sejati.
Yang dihilangkan hanyalah pekerjaan repetitif yang melelahkan.
Meski sangat cocok untuk pengendara di atas 50 tahun, keunggulannya tidak eksklusif untuk usia tertentu.
>>> MG 07 Mulai Tiba di Diler China, Siap Pre-Sale 29 Juli dengan Jarak Tempuh 840 km
Komuter muda, tourer jarak jauh, dan siapa pun yang tidak percaya bahwa kelelahan adalah bukti keaslian petualangan juga bisa menikmatinya.
